Septiana Isna Dian Noor
IPB University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Artificial Neural Network (ANN) untuk Memprediksi Risiko Penyakit Stroke Bintang Nauli Mariana; Septiana Isna Dian Noor; Haifa Hanadia; Marisa Adelia; Nova Belinda; Mardiana Tri Sukmaningrum; Elis Khatizah; Mohamad Khoirun Najib; Nicholas Abisha
Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI) Vol 16 No 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jati.v16i2.19224

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan dengan prevalensi yang terus meningkat, sementara deteksi dini masih menjadi tantangan akibat keterbatasan sistem prediktif yang akurat. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan model prediksi risiko stroke menggunakan Artificial Neural Network (ANN) berbasis data klinis dan demografis, sekaligus meningkatkan interpretabilitas melalui analisis SHAP (Shapley Additive exPlanations). Dataset yang digunakan merupakan data publik Stroke Prediction yang terdiri dari 5.110 data pasien dengan 11 variabel prediktor dan satu variabel target. Tahapan penelitian meliputi eksplorasi data, pra-pemrosesan berupa imputasi nilai hilang, label encoding, normalisasi fitur, serta penanganan ketidakseimbangan kelas menggunakan Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE). Model ANN dibangun menggunakan arsitektur Multi-Layer Perceptron dengan dua lapisan tersembunyi dan dilatih menggunakan Adam optimizer serta fungsi kerugian binary cross-entropy. Hasil evaluasi menunjukkan kemampuan prediksi yang cukup tinggi, dengan nilai akurasi sebesar 92,73%, presisi 0,90, recall 0,96, specificity 0,89, F1-score 0,93, dan AUC 0,928. Analisis SHAP mengidentifikasi usia, BMI, tipe pekerjaan, kebiasaan merokok, dan kadar glukosa rata-rata sebagai fitur paling berpengaruh, menegaskan bahwa model tidak hanya akurat tetapi juga interpretatif. Metode ini berpotensi digunakan sebagai alat skrining dini risiko stroke berbasis sistem pendukung keputusan.