Elvaria Mantao
Universitas Tadulako, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Perilaku Bullying dan Body Shaming terhadap Kesehatan Mental pada Siswa SMA Negeri 6 Sigi Mahel Cunisyan; Sitti Radhiah; Elvaria Mantao; Sadli Syam
Indonesian Journal of Interdisciplinary Health Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Agustus
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/ijihs.v2i1.1475

Abstract

Kesehatan mental remaja rentan dipengaruhi stres psikososial seperti bullying dan body shaming. Penelitian ini menggambarkan perilaku bullying dan body shaming, dampaknya terhadap kesehatan mental, motivasi belajar, kehadiran siswa, serta peran guru bimbingan konseling di SMA Negeri 6 Sigi. Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melibatkan tujuh informan, yaitu satu guru, tiga siswa korban, dan tiga teman sebaya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara matriks dan tematik. Temuan menunjukkan bahwa ejekan verbal dan komentar mengenai penampilan fisik dianggap sebagai candaan, tetapi menimbulkan kesedihan, kecemasan, penurunan harga diri, gangguan tidur, penarikan diri, penurunan motivasi, dan keengganan hadir di sekolah. Pemahaman siswa mengenai perlindungan hukum masih terbatas. Guru bimbingan konseling memberi dukungan psikologis, motivasi, dan ruang komunikasi, tetapi penerapan kebijakan sekolah perlu diperkuat melalui pemantauan, edukasi, dan intervensi anti-bullying yang konsisten.
Pengaruh Perilaku Remaja terhadap Tingkat Perkawinan Dini di Desa Singura, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong Fatmi Olivia; Rasyika Nurul Fadjriah; Khairunnisaa Khairunnisaa; Elvaria Mantao
Indonesian Journal of Interdisciplinary Health Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Agustus
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/ijihs.v2i1.1476

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi masalah sosial yang umum di kalangan remaja dan memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan, pendidikan, kesejahteraan psikologis, serta kehidupan sosial-ekonomi. Terbatasnya pengetahuan remaja, pengaruh lingkungan, dan pengawasan keluarga yang kurang memadai turut berkontribusi terhadap terjadinya pernikahan dini di berbagai komunitas, termasuk Desa Singura, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong. Prevalensi pernikahan dini di Kabupaten Parigi Moutong mencapai 47,10%, sedangkan Kecamatan Toribulu mencatat angka 80% pada tahun 2025, dengan 25 kasus dilaporkan di Desa Singura. Penelitian ini mengeksplorasi perilaku remaja terkait pernikahan dini di Desa Singura. Desain studi kasus kualitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta divalidasi melalui triangulasi. Temuan menunjukkan bahwa pernikahan dini berkaitan dengan pengetahuan yang terbatas, motivasi emosional, kehamilan pranikah, pengaruh keluarga, dan pengawasan keluarga yang tidak memadai. Fasilitas kesehatan dan program penyuluhan pendidikan tersedia, namun tidak dimanfaatkan secara optimal oleh remaja. Budaya bukanlah faktor utama; norma sosial dan perkembangan teknologi memberikan pengaruh yang lebih tidak langsung. Pencegahan pernikahan dini memerlukan kolaborasi antara keluarga, pihak berwenang pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, dan pemimpin masyarakat. Program pendidikan dan pengembangan remaja perlu diperkuat untuk mengurangi pernikahan dini.