Perkembangan teknologi pembelajaran pada bidang alat berat menuntut tersedianya media praktik yang mampu merepresentasikan sistem kerja peralatan secara aman, ekonomis, dan mudah dipahami. Salah satu sistem yang penting untuk dipelajari adalah sistem kontrol kelistrikan pada rough terrain crane, khususnya pada mekanisme slewing dan lifting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kontrol kelistrikan pada simulator rough terrain crane yang dikembangkan sebagai media pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sistem yang dianalisis terdiri atas power supply 12 VDC, toggle switch, relay SRD-12VDC-SL-C, dan motor DC sebagai aktuator. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pengukuran tegangan dan arus listrik, serta perhitungan daya listrik pada operasi slewing dan lifting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kontrol kelistrikan mampu mengoperasikan simulator sesuai dengan fungsi yang dirancang. Tegangan keluaran sistem berada pada rentang 11,5–11,8 V selama pengujian. Operasi slewing memiliki rata-rata konsumsi daya sebesar 1,46 W, sedangkan operasi lifting memiliki rata-rata konsumsi daya sebesar 2,17 W. Perbedaan konsumsi daya tersebut menunjukkan bahwa mekanisme lifting membutuhkan energi listrik yang lebih besar akibat beban mekanik yang lebih tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kontrol yang dikembangkan mampu merepresentasikan prinsip kerja dasar sistem kontrol kelistrikan pada rough terrain crane dan berpotensi digunakan sebagai media pembelajaran pada bidang teknik alat berat dan sistem kontrol kelistrikan.