Rafita Yuniarti
Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FORMULASI DAN EVALUASI FACIAL WASH EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM (WIGHT.) WALP) Chairani Chairani; Rafita Yuniarti; Haris Munandar; Zulmairani Zulmairani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i3.58888

Abstract

Facial wash merupakan sabun pembersih wajah yang ringan dan lembut yang berfungsi untuk menjaga kebersihan kulit. Daun salam (Syzygium polyanthum) adalah tanaman yang mengandung senyawa antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik sediaan facial wash ekstrak etanol daun salam pada variasi konsentrasi 3%, 6%, dan 9%. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium. Evaluasi sediaan facial wash meliputi Uji Organoleptik, Uji pH, Uji homogenitas, Uji Viskositas, Uji tinggi busa, Uji stabilitas, Uji iritasi, Uji Hedonik. Skrining Fitokimia Menggunakan Uji Alkaloid, Uji Flavonoid, Uji Tanin, Uji Steroid dan Triterpenoid, Uji Saponi dan Uji Glikosida. Sampel yang digunakan adalah daun salam (Syzygium polyanthus) yang berwarna hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simplisia dan ekstrak etanol daun salam mengandung senyawa kimia alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid/steroid, dan glikosida. Simplisia daun salam memenuhi persyaratan MMI Edisi IV Tahun 1989. Seluruh formulasi facial wash dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun salam menunjukkan hasil uji organoleptik, pH, viskositas, tinggi busa, stabilitas, dan iritasi yang sesuai dengan standar SNI 16-438-1996. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun salam pada konsentrasi 3%, 6%, dan 9% dapat diformulasikan menjadi sediaan facial wash yang memenuhi persyaratan mutu fisik di karenakan hasil pengamatan dan perhitungan indeks uji iritasi menunjukkan bahwa 12 sukarelawan uji memperoleh indeks iritasi 0 terhadap facial wash ekstrak etanol daun salam serta pada facial wash tanpa ekstrak atau blanko.