Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Melalui Edukasi Kesadaran Pbb Dan Kesiapsiagaan Pertolongan Pertama Di Kelurahan Mulyosari Kota Metro Anita Anita; Okta Tazkia; Bunga Eka Saputri; Ridho Hidayat; Azizah Hanum Yuvia Syifa; Ilham Arif Suganda; Arya Suryadi; Afrian Sufadli; Naya Farikhah; Nova Riyana; Doni Sawenda; Cempaka Gania; Suci Andari; Lola Rahma Amalia; M. Farhan Rois; Wulan Anggraini; Daniel Eka Prasetya; Desi Purnama Sari; Dhea Antika Putri; M. Zakky R.P; Nazwa Safitri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i5.2877

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) merupakan bentuk pengabdian yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkontribusi melalui edukasi dan kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui dua bentuk edukasi, yaitu sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada masyarakat RW 003 Kelurahan Mulyosari dan edukasi serta simulasi pertolongan pertama kepada siswa SMP Negeri 9 Metro. Sosialisasi PBB dilaksanakan berdasarkan rekomendasi pihak kelurahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran PBB. Wilayah RW 003 memiliki sasaran sebanyak 120 kepala keluarga dengan rata-rata tagihan PBB sebesar Rp20.000 per kepala keluarga. Kegiatan menetapkan target 50 peserta dan dihadiri oleh 23 orang atau sebesar 46%, dengan seluruh RT memiliki perwakilan. Edukasi pertolongan pertama dilaksanakan dengan melibatkan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dan dua perwakilan siswa perempuan dari setiap kelas VII, VIII, dan IX. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya keterlibatan peserta melalui pertanyaan mengenai denda keterlambatan dan manfaat pembayaran PBB, serta pertanyaan siswa mengenai teknik mengepalkan tangan saat membantu korban tersedak. Setelah kegiatan sosialisasi PBB, tercatat sekitar 10 warga melakukan pembayaran PBB. Pada kegiatan pertolongan pertama, demonstrasi membantu peserta memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai teknik penanganan kondisi darurat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang disertai diskusi dan praktik dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keterlibatan peserta serta memberikan pemahaman yang lebih aplikatif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.