This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik Sensori dan Penerimaan Konsumen terhadap Teh Herbal Berbahan Daun : Artikel Review Nurul Khoerunnisa; Aminullah; Intan Kusumaningrum
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 10 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i10.26577

Abstract

Teh herbal berbahan daun memiliki karakteristik sensori yang beragam dan tingkat penerimaan konsumen yang dapat berbeda antarproduk. Informasi mengenai karakteristik sensori dan penerimaan konsumen masih tersebar pada berbagai penelitian dengan jenis bahan dan kondisi pengolahan yang berbeda. Artikel review ini bertujuan memberikan gambaran mengenai karakteristik sensori, penerimaan konsumen, serta faktor yang memengaruhi keduanya pada teh herbal berbahan daun. Kajian dilakukan menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif terhadap artikel ilmiah yang membahas teh herbal berbahan daun, karakteristik sensori, penerimaan konsumen, serta faktor pengolahan dan penyeduhan. Informasi dari artikel terpilih dikelompokkan berdasarkan warna, aroma, rasa, aftertaste, penerimaan konsumen, jenis bahan, dan perlakuan pengolahan, kemudian dibandingkan untuk melihat pola yang muncul. Hasil kajian menunjukkan bahwa teh herbal berbahan daun memiliki karakteristik sensori yang beragam, dengan atribut green, woody, earthy, herbal, pahit, dan sepat (astringent) yang ditemukan pada beberapa produk. Perbedaan jenis daun, umur bahan, proses pengeringan, teknik penyeduhan, dan formulasi dapat mengubah karakteristik sensori serta tingkat penerimaan konsumen. Penerimaan konsumen tidak ditentukan oleh satu atribut saja, tetapi berkaitan dengan perpaduan warna, aroma, rasa, aftertaste, dan keseimbangan intensitas sensori. Penambahan bahan seperti pemanis juga dapat digunakan untuk menyesuaikan karakter produk dengan preferensi konsumen. Kajian ini terbatas pada perbedaan bahan, kondisi pengolahan, dan metode evaluasi yang digunakan dalam penelitian terdahulu sehingga hasilnya belum dapat dibandingkan secara langsung. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan teh herbal berbahan daun yang lebih sesuai dengan preferensi konsumen.