Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

APLICATION OF CATFISH FLOUR ON TEXTURE AND HEDONIC PROFILES OF PEMPEK LENJER Aminullah Aminullah; Siti Wiwi Marwiyah; Intan Kusumaningrum
AGROINTEK Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v15i2.8566

Abstract

African catfish flour can be used for making pempek from premix flour. The objective was to study the effect of the catfish flour and compare tapioca and wheat flour to the texture and hedonic profiles of pempek lenjer from premix flour. The methods consisted of making catfish flour and pempek from premix flour. The treatments were catfish flours of 15%, 20%, and 25% and a comparison of tapioca and wheat flours of 1:1, 2:1, and 3:1, respectively. Analysis on catfish flour was yield and proximate characteristics, as well as analysis on pempek lenjer, were texture profiles of hardness, springiness, and stickiness, and hedonic profiles of color, aroma, taste, and springiness texture. A complete two-factor random design and Duncan’s post hoc analysis were used in the research. The results showed that catfish flour has a yield of 20%, moisture of 6,6%, ash of 1,54%, protein of 50,94%, fat of 16,75%, and carbohydrate of 24,17%. In addition, the more the catfish flour and the less the tapioca used led to the lower the hardness and the higher the springiness of pempek lenjer. However, it did not significantly affect the stickiness. The hedonic analysis showed that this pempek has a high preference value on all parameters. The texture profiles and hedonic test produced a combination of catfish flour of 20% and a comparison of tapioca and wheat flour of 2:1 as the chosen product in this research.
PEMANFAATAN SEREH (Cymbopogon citratus) DAN STEVIA (Stevia rebaudiana Bertoni) UNTUK MENINGKATKAN KANDUNGAN ANTIOKSIDAN PRODUK COKELAT YANG RENDAH GULA Intan Kusumaningrum; Mira - Suprayatmi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v5i1.1586

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penambahan pemanis stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) yang paling disukai konsumen pada produk cokelat serta mempelajari pengaruh penambahan rempah sereh terhadap produk cokelat rempah sereh. Penelitian dilakukan dalam 2 (dua) tahap. Tahap I yaitu untuk mengetahui konsentrasi terpilih stevia dengan uji organoleptic (ranking hedonic dan deskripsi mutu sensori) selanjutnya tahap II produk terpilih dilakukan uji lanjut meliputi uji aktivitas anitioksidan, profil antioksidan, uji kimia dan uji fisik. Hasil pengujian antioksidan dengan metode DPPH menunjukan bahwa dengan adanya penambahan rempah akan meningkatkan kandungan antioksidan produk cokelat rempah dengan nilai IC50 sebesar 260 ppm.Kata kunci: antioksidan, stevia, sereh, cokelat, DPPH 
Studi Kasus Pengaruh Logo Halal dan Kesadaran Halal terhadap Keputusan Pembelian Bakso Sapi di Ciawi - Bogor Distya Riski Hapsari; Intan Kusumaningrum; Siti Aminah; Sri Dewi Puspitasari
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v5i2.1965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh logo halal dan kesadaran halal terhadap keputusan pembelian dengan metode survei menggunakan kuesioner pada masyarakat muslim di kecamatan Ciawi-Bogor. Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Dari hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Logo Halal berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dengan nilai regresi 0,472 dan tingkat signifikansinya 0,001. (2) Kesadaran Halal berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dengan nilai regresi 0,469 dan tingkat signifikansinya 0,000. (3) Logo halal dan kesadaran halal  berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dengan tingkat signifikansinya 0,000, lebih kecil dari 0,05 (p<0,05). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y= 20,269 + 0,472X1 + 0,469X2. Pada penelitian tahap 2 dilakukan uji keamanan pangan boraks dan formalin pada produk bakso dalam kemasan dengan menggunakan tes kit dengan 2 kali ulangan, hasil penelitian dari 12 sampel tidak terdeteksi adanya formalin maupun boraks.Kata Kunci: Logo halal, kesadaran halal,uji boraks, uji formalin
Analisis Keaman Pangan Melalui Identifikasi Kandungan Boraks, Formalin dan Escherichia coli Pada Bakso Ikan di Kota Tanjungpinang Zusi Eka Fitri; Muhammad Fakih Kurniawan; Intan Kusumaningrum
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Agroindustri Halal 7(2)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Tanjungpinang merupakan kota yang letaknya berdekatan dengan laut dan memiliki banyak hasil perikanan. Maka dari itu, banyak makanan yang diolah dari hasil perikanan salah satunya ialah bakso ikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan boraks, formalin, dan Escherichia coli pada bakso ikan yang dijual di kota Tanjungpinang. Uji boraks dan formalin dengan rapid test kit dan uji Escherichia coli dengan uji indol (Kovacs). Pengambilan sampel penelitian menggunakan prosedur simple random sampling dengan jumlah sampel bakso ikan sebanyak 25 sampel dari 4 kecamatan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel tidak mengandung 100% boraks. Pada uji formalin, 24% sampel positif mengandung formalin dan pada uji Escherichia coli, 88% sampel positif terkontaminasi Escherichia coli. Pada penelitian ini sebagian besar sampel bakso ikan positif mengandung formalin dan Escherichia coli, serta tidak menggunakan boraks pada sampel bakso di Kota Tanjungpinang.
Karakteristik Kimia Makanan Tradisional Kecimpring Dengan Fortifikasi Ikan Lele dan Pegagan (Centella asiatica) Faridah Handayasari; Intan Kusumaningrum; Dede Juanda; Shadiah Nurrohmah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Agroindustri Halal 9(2)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v9i2.8243

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan karakterisasi kimia terhadap makanan tradisional Kecimpring yang difortifikasi menggunakan ikan lele dan pegagan (Centella asiatica). Kecimpring terfortifikasi yang ditentukan karakteristik kimia adalah kecimpring dengan konsentrasi protein 10% dan pegagan 5% berdasarkan skor uji organoleptik tertinggi dari hasil penelitian sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kandungan gizi, serat kasar, dan energi kecimpring yang difortifikasi dengan kecimpring yang tidak difortifikasi dan mengeksplorasi potensi penggunaannya sebagai sumber protein dengan tambahan manfaat kesehatan. Analisis laboratorium dilakukan untuk mengetahui persentase kadar air, abu, protein, lemak, serat kasar, dan energi pada kecimpring yang difortifikasi dan tidak difortifikasi sedangkan analisis kandungan karbohidrat dilakukan menggunakan perhitungan carbohydrate by difference. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fortifikasi kecimpring dengan ikan lele dan pegagan secara nyata meningkatkan kandungan protein kecimpring terfortifikasi dari 1,75% menjadu 5,27% meskipun tidak ada perbedaan signifikan dalam penambahan kadar lemak, karbohidrat, serat kasar, dan kandungan energinya. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan daging ikan lele pada kecimpring dapat digunakan sebagai penambah protein pada makanan tradisional.
Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Selai Lembaran Albedo Semangka (Citrullus lanatus.) dengan Substitusi Daging Buah Cempedak Rosy Hutami; Sultan Guna Wibawa; Intan Kusumaningrum; Lia Amalia; Distya Riski Hapsari; Siti Nurhalimah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v10i2.10213

Abstract

Sheet jam is a processed jam food product that is processed with the addition of hydrocolloid so that it has a semi-solid, plastic and non-sticky texture. This study aims to utilize the watermelon rind and chempedak fruit in the manufature of sheet jam as one of the food diversifications. This studi used a one-faktor Completely Randomizd Design (CRD), namely the comparison of the watermelon rind and chempedak fruit flesh with 3 treatment levels (50%:50%, 60%:40%, 70%:30%). Data analysis used ANOVA with Duncan's Advanced Test at 95% confidence interval. The analysis used included chemical test analysis (moistur content, ash content, pectin content, crude fiber content), physical tests (total dissolved solids and color test), sensory quality, and hedonic tests to determine the product with the best treatment. The best treatment of sheet jam was with a ratio of 50% watermelon rind and 50% puree of chempedak pulp, having a moistures content of 19.83%, ash content of 0.42%, pectin content of 3.23%, crude fiber of 2.92%, and TDS 21.8 % °Brix. The results of the sensory quality of sheet jam with the best treatment had a brownish yellow color, tended to be sweet, smelled of less strong watermelon albedo, had a strong aroma of chempedak, and quite springy in texture. The results of the hedonik test on sheet jam were the best for color, aroma, taste, texture, and Overall parameters in the direction of liking (6,42 – 7,30).