Agus Purnomo
UNISKA Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perilaku Konsumsi Sembako Berlebihan Masyarakat Sekumpul Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam Sofiatul Mardiyah; Agus Purnomo
Al-Aflah Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/al-aflah.v4i1.6930

Abstract

Pada dasarnya perilaku konsumtif yang berlebihan tidaklah mencerminkan muslim yang baik, hal tersebut membuat diri semakin serakah dan tidak memperdulikan orang lain yang juga membutuhkannya. Sehingga yang terjadi adalah kurangnya filantropi di lingkungan sekitar karena tindakan rasa ingin memilki secara berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi sembako berlebihan masyarakat sekumpul yang ditinjau dari perspektif ekonomi islam. Penelitian ini mengambil 2 orang responden perempuan melalui pertanyaan secara langsung dan melalui via whatsapp. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes wawancara. Analisis wawancara dilakukan secara terstruktur dengan menyiapkan terlebih dahulu beberapa pertanyaan yang akan di tanyakan kepada narasumer yang bersangkutan. Analisis data penelitian ialah menggunakan metode deskripstif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat sekumpul memiliki kecenderungan tidak bisa meminimalisir konsumsi sembako karena bagi mereka kelangkaan sembako di daerah mereka sangat jarang, sehingga masyarakat juga membebaskan atau tidak membatasi pembelian sembako dan dari informan sendiri juga berusaha memanfaatkan sembako sebaik mungkin dengan tidak mengolahnya secara berlebihan sehingga tidak ada sisa makanan yang terbuang. Pendapat lain dari informan juga sudah menjelaskan bahwa seharusnya bukan masyarakat yang mengurangi konsumsi sembako tetapi, pemerintahlah yang seharusnya memperluas lahan pertanian, peternakan dan lainnya agar stok kesediaan sembako tidak mengalami kelangkaan.
Performance of Indonesia's Sharia Capital Market for the 2022 Period Atika Zahra Maulida; Agus Purnomo
Journal of Islamic Economics and Philanthropy Vol. 5 No. 4 (2023): May
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic capital markets instruments such as stocks, mutual funds, and sukuk are tools to drive economic growth through the capital market sector. The financial sector's performance in the first semester remained stable in 2022. The indicator that is getting stronger in the JCI index is 5.02% or a year-to-date level of 6911.58 as of June 2022. This article aims to find out the performance of the Indonesian Islamic capital market for the 2022 period. This research uses a qualitative method with a literature review approach regarding the development and growth of sharia capital market performance after Covid-19 pandemic. The result of the discussion for the population has an Islamic majority population, so the capital market industry is expected. To accommodate and collect contributions from Muslim citizens to be active in the stock market, especially the Islamic stock market, and a local investor in the Indonesian Sharia capital market. Realize naturally that investment products are developed following Islamic principles and teachings. The financial sector's performance in the first semester remained stable in 2022. The indicator getting more assertive in the JCI index is 5.02% or a year-to-date level of 69 11.58 at the end of June 2022.