Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Strategi Imagine Terhadap Pemahaman Siswa di MI Rahma Agustina; Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Alihan Satra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober - Desember
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i4.3016

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Proses pembelajaran masih bersifat konvensional, sehingga siswa menjadi kurang aktif dan mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep abstrak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi Imagine dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimental dan desain satu kelompok Pretest-Posttest. Sampel penelitian terdiri dari 28 siswa kelas IV yang dipilih melalui teknik Purposive Sampling. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan pengujian hipotesis melalui Uji-t Sampel Berpasangan dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi Imagine meningkatkan pemahaman siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 67,32 pada pretest menjadi 83,57 pada posttest. Uji-t Sampel Berpasangan memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menunjukkan bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, strategi Imagine memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa terhadap pembelajaran Akidah Akhlak. Implementasi strategi Imagine terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan di kelas. Strategi berbasis visualisasi dan imajinasi kreatif ini membantu siswa memvisualisasikan nilai-nilai moral serta ajaran agama yang sebelumnya bersifat abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami. Pelibatan aktif siswa selama proses pembelajaran berlangsung secara langsung mendorong motivasi serta retensi ingatan materi pelajaran secara lebih optimal.