Muhammad Raihan Zadira
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Menabung Sejak Dini Sebagai Upaya Membangun Kesadaran Finansial Masyarakat Jorong Banting Selatan, Nagari Malalak Barat, Kabupaten Agam Muhammad Raihan Zadira; Adlan Sanur Tarihoran
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 2 (2026): June 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini dibuat untuk melihat kondisi masyarakat akan menabung sejak dini sebagai kesadaran finasial. Sebagaimana diketahui bahwa menabung merupakan salah satu bentuk perilaku ekonomi yang menjadi pondasi penting dalam membangun ketahanan finansial keluarga maupun masyarakat, khususnya bagi generasi muda yang tinggal di kawasan dengan sumber pendapatan yang bergantung pada hasil perkebunan. Jorong Banting Selatan, Nagari Malalak Barat, Kabupaten Agam merupakan salah satu wilayah yang perekonomiannya banyak ditopang oleh hasil kebun pinang dan kayu manis, dua komoditas unggulan yang harganya kerap berfluktuasi mengikuti dinamika pasar. Kondisi ini menuntut masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, untuk memiliki kesadaran dan kebiasaan menabung sejak dini agar mampu mengelola pendapatan musiman secara bijak dan terhindar dari perilaku konsumtif. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan sosialisasi menabung sejak dini yang dilakukan di Jorong Banting Selatan serta menganalisis urgensinya dalam konteks masyarakat yang bergantung pada hasil perkebunan pinang dan kayu manis. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, melalui kegiatan ceramah, diskusi interaktif, serta pendampingan langsung kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi menabung sejak dini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu rumah tangga, mengenai pentingnya mengelola keuangan, memisahkan kebutuhan dan keinginan, serta menyisihkan sebagian hasil panen pinang dan kayu manis untuk ditabung sebagai bekal masa depan. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menabung bukan hanya soal jumlah uang yang disisihkan, tetapi juga soal konsistensi dan perencanaan keuangan jangka panjang di tengah karakteristik pendapatan masyarakat yang bersifat musiman.