Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Active Cycle Breathing Technique untuk  Mengatasi Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di RSUD Arifin Achmad Bayu Rizky Alni; Sri Yanti; M. Zul’irfan; Cindy Febriyeni
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 10 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bersihan jalan tidak efektif adalah ketidakmampuan membersihkan sekret atau obstruksi jalan napas untuk mempertahankan jalan napas tetap paten (Tim Pokja SDKI DPP PPNI, 2016). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Active Cycle Breathing Technique (ACBT) dalam mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien di ruang Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan penerapan Active Cycle Breathing Technique (ACBT) dalam mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif kepada 1 orang pasien yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Tindakan ACBT dilakukan satu kali sehari dengan durasi 12 menit, selama 4 hari rawatan pasien. Instrument yang digunakan Adalah lembar observasi yang disusun berdasarkan Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan pada bersihan jalan napas dan pola pernapasan pasien. Kemampuan batuk efektif meningkat dari skor 1 menjadi skor 4, produksi sputum dari skor 2 menjadi skor 3, serta ronkhi dari skor 2 menjadi skor 3, perbaikan pada dipsnea dan ortopnea dari skor 2 menjadi skor 4, serta frekuensi dan pola napas yang masing-masing meningkat dari skor 3 dan 2 menjadi skor 4. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan ACBT memberikan perkembangan positif terhadap kemampuan pasien dalam membersihkan jalan napas dan memperbaiki kondisi pernapasan. Penerapan ACBT dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi keperawatan berbasis evidence pada pasien dengan bersihan jalan napas tidak efektif, terutama pada pasien yang mengalami retensi atau kesulitan mengeluarkan sputum.