Latar Belakang: Pitiriasis versikolor (PV) merupakan penyakit yang disebabkanoleh infeksi jamur Malassezia dengan prevalensi sebesar 50% di negara denganiklim tropis. Data prevalensi PV di Indonesia belum dapat diketahui secara pasti.Pekerja konstruksi bekerja di tempat dengan paparan panas berlebih sehingga dapatmeningkatkan pertumbuhan jamur Malassezia yang akan berdampak pada gatalgataldan peningkatan kejadian PV yang berdampak penurunan produktivitas kerja.PV dapat dicegah dengan memiliki literasi dan pengetahuan tentang kebersihan diriyang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara pengetahuan danperilaku kebersihan diri terhadap prevalensi Pitiriasis versikolor pada pekerjakonstruksi di Kota Serang.Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desaincross-sectional. Subjek yang diteliti adalah pekerja konstruksi yang berada disekitar Kota Serang. Sampel diambil secara consecutive sampling sebanyak 95pekerja. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner, lembar observasi,dan pengambilan sampel menggunakan cellophane tape. Data dianalisismenggunakan uji Fisher’s Exact Test.Hasil: Prevalensi Pitiriasis Versikolor pada pekerja konstruksi di Kota Serangsebesar 10,1%. Terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara tingkatpengetahuan dan perilaku kebersihan diri terhadap prevalensi PV pada pekerjakonstruksi di Kota Serang (p<0,001) dimana pekerja yang mengalami PV memilikitingkat pengetahuan dan perilaku yang buruk.Kesimpulan: Prevalensi PV pada pekerja konstruksi di Kota Serang sebesar 10,1%dan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku kebersihan diriterhadap prevalensi PV pada pekerja konstruksi di Kota Serang.Kata Kunci: Pitiriasis Versikolor, Pekerja konstruksi, Tingkat pengetahuan danperilaku kebersihan diri.