Jeanny Franesha
Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Bodhi Dharma

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN PEMBINAAN KEAGAMAAN BUDDHA MELALUIPROGRAM KULIAH KERJA NYATA BERBASIS VIHARA DI VIHARANAGARJUNA PALANGKA RAYA Joko Santoso; Jeanny Franesha; Lisniasari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BODHI DHARMA (JPKMBD) Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpkmbd.v4i1.158

Abstract

Keterlibatan mahasiswa di komunitas keagamaan dibentuk oleh peran sehari-hari, seperti memfasilitasi, mengajar, mengoordinasikan, dan melayani umat selama program kolaboratif antara perguruan tinggi dan vihara. Pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis vihara di Vihara Nagarjuna, Palangka Raya, serta mengkaji kontribusi mahasiswa dalam penguatan pembinaan keagamaan Buddha. Kegiatan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, dilaksanakan pada 19 Mei–24 Juni 2026 melalui sepuluh kegiatan utama yang melibatkan mahasiswa, pengurus vihara, dan umat. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, dokumentasi kegiatan, dan logbook mahasiswa yang telah divalidasi oleh dosen pembimbing lapangan serta pembimbing lokal, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Evaluasi mencakup empat indikator, yaitu penguatan pembinaan spiritual, penguatan pendidikan karakter melalui Sekolah Minggu Buddha, penguatan pelayanan sosial dan tata kelola partisipatif, serta penguatan pelestarian lingkungan berbasis nilai Buddhis. Hasil menunjukkan bahwa keempat indikator terpenuhi, dengan mahasiswa berperan sebagai fasilitator, edukator, koordinator, dan pelayan umat dalam sepuluh kegiatan tersebut. Keterlibatan yang terintegrasi ini secara konseptual berpotensi memperkuat fungsi vihara sebagai pusat pembelajaran masyarakat serta kemitraan antara perguruan tinggi dan lembaga keagamaan, tetapi perubahan perilaku umat dalam jangka panjang tidak diukur secara langsung.