Marwan Bakari Suleman
Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERANCANGAN KAWASAN DESTINASI WISATA ALAM TANJUNG KERAMAT DENGAN KONSEP GREEN ARCHITECTURE Frans Mitran Ajami; Frans Pakaya; Marwan Bakari Suleman
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 2 No. 1 (2024): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62299/jau.v2i1.14

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan kawasan destinasi wisata alam Tanjung Keramat yang berfokus pada penerapan konsep Green Architecture penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan infrastruktur dan fasilitas kawasan destinasi wisata alam Tanjung Keramat yang nyaman bagi pengunjung dengan menerapkan konsep Green Architecture. Jenis penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara terbuka. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam semua aspek perencanaan dan pembangunan. Rancangan ini mencakup tata ruang yang mempertahankan keseimbangan ekosistem, penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan, dan energi terbarukan untuk infrastrukturengembangan infrastruktur kawasan Tanjung Keramat melalui master plan yang berfokus pada aksesibilitas, sirkulasi, serta penerapan konsep Green Architecture mampu menciptakan destinasi wisata yang nyaman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung keseimbangan ekosistem dan pemberdayaan ekonomi lokal. Kesimpulan Destinasi Wisata, Green Architecture, Tanjung Keramat, Infrastruktur Berkelanjutan.
REDESAIN OBJEK WISATA TIARA PARK KOTA GORONTALO DENGAN KONSEP ARSITEKTUR TROPIS Marwan Bakari Suleman; Anisa Lamadupa; M. Fauzhan Algiffari
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 2 No. 2 (2024): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62299/jau.v2i2.17

Abstract

Penelitian ini membahas redesain objek wisata tiara park yang dulunya sangat terkenal, namun tempatnya yang sudah tidak terawat, rusak, dan jarang dibersihkan sehingga menyebabkan beberapa wahana dan bangunan sudah tidak layak pakai, Oleh karena itu tujuan redesain ini merupakan langkah meningkatkan kembali saya tarik dan kualitas pada tempat yang sudah tidak bisa digunakan sehinggah meningkatkan daya tarik dan kualitas pada pengunjung di destinasi tersebut. Jenis metode penelitian kualitatif bertujuan untuk memahami fenomena sosial secara mendalam dengan mengumpulkan data bersifat deskriptif melalui teknik seperti wawancara mendalam, observasi dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini merupakan wadah atau tempat rekreasi bagi masyarakat atau pengunjung untuk kebutuhan rekreasi menjadi tempat hiburan yang nyaman dengan penambahan pola sirkulasi dalam site dan luar site secara teratur dan evisien dalam catatan  tidak merubah bentuk fisik yang ada dalam site. Penataan vegetasi dan penataan pencahayaan pada site, menata kembali beberapa fasilitas. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan dapat di ambil kesimpulan bahwa Redesain objek wisata tiara park dapat meningkatkan jumlah pengunjung yang datang agar destinasi wisata ini dapat berkelanjutan.
PERANCANGAN KAWASAN WISATA EMBUNG DUMATI DI KABUPATEN GORONTALO DENGAN KONSEP ARSITEKTUR TROPIS Marwan Bakari Suleman; Elsa S Kadir; M. Fauzhan Algiffari
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 2 No. 2 (2024): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Embung Dumati di Kabupaten Gorontalo memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis alam dan ekowisata. Namun, pengelolaan kawasan ini masih belum optimal, sehingga diperlukan perancangan yang dapat meningkatkan daya tarik dan fungsionalitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan wisata Embung Dumati dengan menerapkan konsep arsitektur tropis yang sesuai dengan kondisi iklim dan lingkungan setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan desain berbasis analisis tapak, kebutuhan pengguna, serta prinsip arsitektur tropis seperti ventilasi silang, penggunaan material lokal, dan perlindungan terhadap radiasi matahari. Data dikumpulkan melalui studi literatur, survei lapangan, serta wawancara dengan pemangku kepentingan terkait. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan arsitektur tropis dapat meningkatkan kenyamanan termal, efisiensi energi, dan keberlanjutan lingkungan dalam kawasan wisata. Selain itu, desain yang responsif terhadap iklim dapat menciptakan pengalaman wisata yang lebih menarik dan berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa konsep arsitektur tropis merupakan pendekatan yang tepat dalam perancangan kawasan wisata Embung Dumati, baik dari segi estetika, fungsionalitas, maupun keberlanjutan lingkungan.
PERANCANGAN KAWASAN WISATA SUNGAI BOTU MOTOLI’OLUWO DESA LONGALO KABUPATEN BONE BOLANGO DENGAN KONSEP ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Ulan Sami; Beby Sintia Dewi Banteng; Marwan Bakari Suleman; Ria Selfiyani Bahrun
Journal of Architecture and Urbanism Vol. 3 No. 1 (2025): JAU: Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Program Studi Arsitektur - Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi alam dan budaya yang sangat kaya, termasuk potensi wisata sungai yang belum tergarap secara optimal. Salah satunya adalah kawasan Sungai Botu Motoli’oluwo yang terletak di Desa Longalo, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Kawasan ini memiliki keindahan alam yang menonjol namun masih minim fasilitas penunjang wisata yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan wisata sungai dengan menerapkan konsep arsitektur neo-vernakular yang selaras dengan budaya lokal dan kebutuhan modern. Konsep ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan fasilitas umum yang kurang memadai, pengelolaan kawasan yang belum optimal, serta rendahnya nilai keberlanjutan dan mitigasi lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi, serta didukung oleh analisis tapak mencakup aspek topografi, klimatologi, vegetasi, sirkulasi, view dan sosial budaya lokal. Hasil dari penelitian ini menghasilkan rancangan kawasan wisata sungai yang mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan, identitas lokal, dan kenyamanan wisatawan, serta integrasi antara desain tradisional Gorontalo seperti Rumah Adat Dulohupa dan motif Karawo, dengan pendekatan arsitektur modern. Perancangan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi lokal sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya dan lingkungan.