Deby Viyana
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL TRIGONOMETRI DITINJAU DARI LITERASI NUMERASI PADA LEVEL KOGNITIF KNOWING, APPLYING, DAN REASONING Deby Viyana; Mardiyana; Riyadi; Budi Usodo
JIPMat Vol. 10 No. 1 (2025): JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/a89f6n50

Abstract

Literasi numerasi merupakan kemampuan berpikir dengan konse dan prosedur serta fakta dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan diri, lingkungan sekitar dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa SMA dalam mengerjakan soal trigonometri ditinjau dari literasi numerasi pada level kognitif knowing, applying, dan reasoning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian merupakan siswa SMA kelas X. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitan ini menunjukkan adanya kesalahan siswa dalam menngerjakan soal trigonometri ditinjau dari literasi numerasi. Kesalahan siswa pada level kognitif pemahaman (knowing) adalah siswa belum memahami konsep, belum memahami fakta berupa simbol dan notasi, mengalami kesalahan proses dan prosedur, dan tidak mengambil informasi dari tabel dengan benar. Pada level kognitif penerapan (applying), siswa tidak memilih strategi yang tepat, tidak menerapkan strategi berupa konsep dan prosedur dengan benar, dan salah menafsirkan informasi soal. Pada level kognitif penalaran (reasoning), siswa belum dapat menganalisis berdasarkan informasi pada soal, belum dapat menghubungkan antara beberapa konsep, belum menggunakan strategi tepat dan tidak memberikan alternatif solusi lain, siswa belum dapat menarik kesimpulan, dan keliru memberikan argumen matematis dalam membuat justifikasi.