Nafisah Eka Puteri
Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Faklutas Pertanian, Universitas Teuku Umar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengembangan Desa Wisata Melalui Pendekatan Kolaboratif di Kuala Trang Feni Rotiva; Jaminah Jaminah; Sabki Sabki; Nurul Husni; Faizal Rahman; Dian Rosalina; Noer Octaviana Maliza; Nafisah Eka Puteri
-
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/tpm.v3i2.13566

Abstract

Pengembangan desa wisata diyakini sebagai strategi pemulihan ekonomi dan pelestarian budaya, termasuk untuk Desa Kuala Trang di Nagan Raya yang memiliki potensi wisata pesisir namun belum tergarap optimal. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, kapasitas SDM, dan promosi. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Desa Kuala Trang melalui pendekatan kolaboratif multi-pihak (pentahelix). Metode yang digunakan diawali dengan observasi dan pemetaan potensi, dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan perangkat desa, masyarakat, pemerintah daerah, akademisi, dan industri untuk melakukan analisis SWOT dan menyusun rencana aksi. Hasil observasi mengonfirmasi perlunya sinergi antar pemangku kepentingan, dimana masing-masing memiliki peran kunci. Hasil FGD menghasilkan strategi berbasis analisis SWOT, yang merekomendasikan empat pendekatan utama: pemanfaatan peluang oleh kekuatan internal (S-O), mitigasi ancaman oleh kekuatan internal (S-T), pemanfaatan peluang untuk mengatasi kelemahan (W-O), dan strategi defensif untuk mengatasi kelemahan dan ancaman (W-T). Respon masyarakat menunjukkan minat tinggi untuk terlibat, terutama sebagai pengelola spot wisata, dengan kebutuhan prioritas pada pembangunan fasilitas dan promosi. Simpulan dari artikel ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi Kuala Trang menjadi desa wisata yang berkelanjutan daninklusif bergantung pada implementasi rencana aksi kolaboratif yang terfokus pada pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur, dan pemasaran yang berkelanjutan.