Riski Hudayana
Universitas Dr. Soetomo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KINERJA BUNDARAN WARU KABUPATEN SIDOARJO MENGGUNAKAN PKJI 2023: PERFORMANCE ANALYSIS OF THE WARU ROUNDABOUT IN SIDOARJO REGENCY USING PKJI 2023 Riski Hudayana; Rudy Santosa; Muhammad Lawdy Dhiyaa Vansya
CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025
Publisher : Dr. Soetomo University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/concrete.v3i02.10983

Abstract

Bundaran Waru merupakan salah satu persimpangan tak bersinyal dengan bundaran(Roundabout), yang memiliki letak strategis yaitu perbatasan antara Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Kondisi lalu lintas di Bundaran ini cukup padat, sehingga sering terjadinya kemacetan terutama pada jam-jam sibuk, tujuan penelitian ini untuk menganalisa tingkat kemacetan pada Bundaran Waru dengan menghitung Kapasitas, Derajat Kejenuhan, Tundaan, Peluang Antrian,dan menganalisa karakteristik jalinan lalu lintas (weaving section) dengan menghitung arus jalinan, Rasio Arus Jalinan, Kecepatan Tempuh, Waktu Tempuh, dan Tingkat Pelayanan (Level of Service) setiap segmen yang ada di Bundaran Waru. Penelitian ini menggunakan rumusan dan ketentuan yang terdapat pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Jenis data primernya didapatkan dari hasil pengamatan langsung dilokasi penelitian sedangkan untuk data sekundernya didapatkan dari website instansi terkait. Adapun hasil penelitian ini adalah volume lalu lintas tertinggi terjadi pada jam 17.00-18.00 wib dengan nilai arus lalu lintas sebesar 18.945,1 smp/jam dengan rincian untuk segmen 1 (dari arah Jl. Ahmad Yani ke Jl. Raya Waru dan Jl. Raya Geluran) sebesar 6.834,9 smp/jam, segmen 2 (dari Jl. Raya Waru ke Jl. A. Yani dan Jl. Raya Geluran) 6.371,7 smp/jam, segmen 3 (dari Jl. Raya geluran ke Jl. A. Yani dan Jl. Raya Waru) 5.738,5 smp/jam. Dengan derajat kejenuhan untuk segmen 1 masuk kedalam kategori D dengan nilai 0,89, segmen 2 masuk kedaalam kategori D dengan nilai 0,88, dan untuk segmen 3 masuk kedalam kategori E dengan nilai 0,94. Sedangkan tundaan rata-rata kendaraan yang masuk pada bundaran waru ini sebesar 15,39 det/jam, dan untuk kecepatan tempuh rata-rata bernilai 23,37 km/jam, serta untuk waktu tempuh rata-rata bernilai 24,67 detik. Sehingga tingkat pelayanan bundaran ini masuk kedalam kategori D, hal ini menandakan bahwa arus lalu lintas masih dapat mengalir namun jenuh, dengan kecepatan terbatas serta sering terjadi perlambatan, antrian pendek hingga sedang, dan keterlambatan manuver kendaraan di sekitar bundaran. Upaya untuk meningkatkan kinerja bundaran adalah membuat marka memanjang lajur kiri langsung, pelebaran area jalinan dan pelebaran ruas jalan pendekat, serta untuk jangka panjangnya pembangunan underpass.