Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

CHARACTERIZATION OF TABAH BLACK RICE TYPE CULTIVATED IN TIDAL RICE FIELD Purba, Yohanda Samuel; Syafiuddin, Wasi'an; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.27665

Abstract

ABSTRACT Characterization was very essential to identify the description of the black rice type characters. This study aims to determine the morphological and agronomic characteristics of Tabah black rice qualitatively and quantitatively, based on the Guidance of Rice Characterization and Evaluation System (Ministry of Agriculture, 2003). The research was carried out in tidal rice at the Sungai Kakap Seed Center Developer. Observations were made measure the qualitative and quantitative black rice phenotypes. The results showed that the agronomic character of Tabah black rice had the ability to medium breed (14 tillers), plant height in the maximum vegetative phase 119,08 cm classified as medium, panicle and overall neck panicle emergence, grain fertility 84,48% classified as fertile and plant age 151 days, and were classified as deep length. Morphological characters were seed height 37,48 cm, leaf length 58,72 cm classified as medium, leaf width 1,72 cm classified as wide, surface of rough hairy leaves, 37,6o leaf angle classified as upright, flag leaf angle 44,8o classified as medium, light green leaf neck, white leaf ears colorless, golden yellow leaf segment, light green leaves (Yellow-Green Group 146 B), green leaf midrib, ligula is 1,8 cm classified as long, ligula is white (Yellow-Green Group 145 A), ligula shape is 2-cleft, the stem angle was 33,7o classified as medium, the stem was yellow gold (Yellow-Green Group 151 D), the panicle was 27,43 cm, panicle type was between medium and open, drooped panicle, seed length 9,87 mm was classified as very long, seed width was 2,72 mm, seed thickness was 2,05 mm and weight of 100 grains was 2,17 grams with 13,6% moisture content. Keywords : agronomy, black rice, characterization, morphology, Tabah rice
PENGARUH KOMPOSISI PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASlL JAGUNG MANIS PADA KEDALAMAN MUKA AIR TANAH BERBEDA DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR PADA MEDIA TANAH ALUVIAL Prayuda, Alessandro Rasma; Nurjani, Nurjani; Syafiuddin, Wasi'an
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 14 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i2.90388

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan komposisi pupuk NPK dan ketinggian muka air tanah yang tepat untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil terbaik jagung manis pada sistem budidaya jenuh air di media tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan di Golden River Camp yang berlokasi di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, penelitian ini berlagsung sejak April "“ Juli 2024. Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Split block RAK dengan kedalaman muka air tanah sebagai main plot (D) dengan 2 taraf dan komposisi NPK sebagai sub plot (P) dengan 4 taraf, sehingga didapatkan 8 kombinasi perlakuan, setiap perlakuan terdapat 3 ulangan dan masing-masing unit perlakuan terdiri 4 sampel tanaman, sehingga terdapat 24 unit percobaan dengan demikian terdapat 96 tanaman. Faktor pertama kedalaman muka air tanah (D) terdiri dari d1= 20 cm dan d2= 30 cm. Faktor kedua komposisi NPK terdiri dari n1=NPK 16-16-16+NPK 16-16-16+NPK 16-16-16, n2 =NPK 16-16-16+NPK 20-10-10+ NPK 20-10-10, n3 =NPK 16-16-16+NPK 9-25-25 NPK 9-25-25, n4 =NPK 16-16-16+NPK 20-10-10+NPK 9-25-25. Variabel yang diamati dalam penelitian ini terdiri dari Tinggi Tanaman, Panjang Daun, Lebar Daun, Diameter Batang, Panjang Ruas Batang, Volume Akar, Berat Kering Tanaman, Umur Berbunga Jantan, Umur Berbunga Betina, Umur Panen, Berat Tongkol Berkelobot, Berat Tongkol Tanpa Kelobot, Diameter Tongkol Tanpa Kelobot, Panjang Tongkol, dan Jumlah Baris Biji per Tongkol. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan komposisi pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh variabel penelitian. Sementara perlakuan kedalaman muka air tanah berpengaruh nyata terhadap variabel variabel tinggi tanaman umur 6 MST, panjang daun, panjang ruas batang, panjang tongkol tanpa kelobot dan jumlah baris biji per-tongkol. Kedalaman muka air tanah 30 cm dapat memberikan pertumbuhan jagung manis yang lebih baik dibandingkan dengan kedalaman muka air tanah 20 cm pada tanah aluvial dengan sistem budidaya jenuh air.
PENGARUH KONSENTRASI MIKROORGANISME LOKAL LIMBAH IKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PEGAGAN PADA TANAH ALUVIAL syafiuddin, wasi'an; zulfita, dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.5996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi mikroorganisme lokal limbah ikan terhadap pertumbuhan dan hasil pegagan pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak terhitung mulai tanggal 02 Oktober 2013 sampai dengan 06 Desember 2013. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 6 taraf perlakuan dengan 4 blok sebagai ulangan dan setiap satu percobaan terdiri dari 15 tanaman. Perlakuan tersebut adalah tanpa pemberian mol limbah ikan (p0), pemberian mol limbah ikan konsentrasi 17,7 % (p1), 35,4 % (p2), 53,1 % (p3), 70,8 % (p4) dan 88,5 % (p5). Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah jumlah klorofil daun, luas daun, jumlah anakan, jumlah daun, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh konsentrasi mikroorganisme lokal limbah ikan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pegagan berpengaruh tidak nyata pada semua variabel pengamat. Kata Kunci : Aluvial, Mikroorganisme lokal limbah ikan, Pegagan
KARAKTERISASI BEBERAPA KLON LIDAH BUAYA PADA STADIA PRODUKTIF Sari, Asih Kurnia; Hidayat, Hidayat; Syafiuddin, Wasi'an
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi klon lidah buaya yang dibudidayakan. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Pontianak, Jl. Sepakat II dimulai dari tanggal 10 Juni sampai 27 Oktober 2013. Rancangan penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Terdiri dari: E4, E5, E6, E7 dan E8. Faktor jenis asal tanah terdiri dari dua lokasi pengambilan yang digunakan Rasau Jaya I dan Rasau Jaya III, disusun secara berseri. Terdapat 10 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan. Masing-masing kombinasi terdapat empat sampel tanaman, sehingga total seluruh tanaman adalah 120 tanaman. Variabel yang diamati adalah pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah pelepah (helai), pertambahan jumlah anakan, lebar pelepah hasil (cm), Panjang Pelepah hasil (cm), tebal pelepah hasil (cm), berat per pelepah hasil (g), berat total pelepah hasil (g), warna pelepah, bentuk pelepah. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian karakter klon lidah buaya yang baik untuk dibudidayakan adalah pada klon E5.
RESPON PERTUMBUHAN KLON LIDAH BUAYA TERHADAP PUPUK KOTORAN BEBEK PADA TANAH GAMBUT Devi, Devi; Hidayat, Hidayat; Syafiuddin, Wasi'an
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon pertumbuhan tanaman klon lidah buaya pada lahan gambut terhadap pupuk kotoran bebek. yang dilaksanakan di Kota Pontianak selama 5 bulan dimulai dari tanggal 17 Mei 2013 sampai dengan tanggal 10 Desember 2013. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 kelompok. Pengelompokkan berdasarkan tinggi tanaman dan jumlah pelepah. Masing-masing kelompok terdapat 5 sampel tanaman yaitu d0 (kontrol), d1 (133 g per polibag), d2 (266 g per polibag), d3 (399 g per polibag), dan d4 (533 g per polibag). Variabel yang diamati meliputi : pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah pelepah (helai), dan jumlah anakan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kotoran bebek dengan dosis 399 g/polybag menunjukkan respon terbaik terhadap pertumbuhan klon lidah buaya.
THE EFFECT OF BIO URINE APPLICATION FREQUENCIES ON THE GROWTH AND YIELDS OF ONION PLANTS (Allium fistulosum L.) ON ALUVIAL LAND Nengsih, Erma Sulistia; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Syafiuddin, Wasi'an
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28151

Abstract

Erma Sulistia Nengsih1),Rahmidiyani2),Wasi"™an2)1) Faculty of Agriculture Students, Tanjungpura University2) Teaching Staff of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak e-mail : sulistianingsiherma123@gmail.com ABSTRACT This study aims to determine the best frequency of bio-urine appalication on the growth and yield of onion plants on alluvial soil. This research was carried out in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University Pontianak, from April 6th, 2018 to May, 25th 2018. The research method used was a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 5 treatments, namely (f1): without bio urine, (f2): appalied once in a time (14 HST), 100 ml / L water, (f3): twice application (14.24 HST), 50 ml / L water, (f4): three times application (14,24,34 HST), 33 , 33 ml / L of water, and (f5): four times of application (14,24,34,44 HST), 25 ml / L of water. Each treatment were repeated 5 times, and each experimental unit consisted of 3 plant samples, so that the total number of plants were 75 plants. Observation variables in this study were plant height (cm), root volume (cm3), number of tillers per clump (fruit), plant fresh weight per clump (g), and plant dry weight per clump (g). The results of this study indicated that the effect of the frequency of 100 ml bio-urine giving the same response to the plant height, root volume, number of tillers, fresh weight and dry weight of onion leaves. Keywords : alluvial bio urine, onion,