p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin KKN Pendidikan
Muhammad Hasan Al Banna
Fakultas Ilmu Formal Ilmu Terapan, Universitas Muhammadiyah Madiun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Keamanan Pangan pada Tingkat Sekolah Dasar di Lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota Madiun Muhammad Hasan Al Banna; Irfan Miftahul Fauzi; Santosa Pradana Putra Setya Negara; Dian Ardifah Iswari; Lenny Puspita Dewi; Gabriella Vindy Kawuri; Budi Murtiyasa
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i1.8739

Abstract

Keamanan pangan adalah isu global dan nasional yang mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan. Di Indonesia, kasus keracunan makanan sering kali terjadi di lingkungan sekolah dasar, yang menunjukkan pentingnya pengetahuan dan praktik keamanan pangan di kalangan anak-anak. Pada pengabdian ini dilakukan kegiatan edukasi tentang keamanan pangan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota Madiun dengan harapan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para siswa serta memperbaiki praktik keamanan pangan di sekolah. Pelaksanaan edukasi dilakukan melalui serangkaian kegiatan interaktif meliputi workshop, demonstrasi langsung, dan permainan edukatif. Metode ini dipilih untuk memastikan bahwa materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan dengan mudah oleh anak-anak. Objek utama pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa. Kegiatan dilakukan pada Tanggal 25 Juli 2024 di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota madiun dengan peserta 36 siswa. Para siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota Madiun sangat antusias dan berkeinginan menerapkan praktik keamanan pangan yang benar dalam kehidupan sehari-hari setelah adanya edukasi sehingga dapat mengurangi risiko keracunan makanan di sekolah dan di rumah serta berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan anak-anak secara keseluruhan.
Sosialisasi dan Pemberdayaan Kewirausahaan Digital bagi Anak Gen Z di LKSA Muhammadiyah Kota Madiun Dian Ardifah Iswari; Lenny Puspita Dewi; Irfan Miftahul Fauzi; Santosa Pradana Putra Setya Negara; Muhammad Hasan Al Banna; Ihwan Susila
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i2.10553

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang usaha yang luas bagi generasi muda, termasuk anak-anak yang berada di bawah naungan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Namun, keterbatasan akses sumber daya dan pengetahuan kewirausahaan masih menjadi tantangan utama bagi anak-anak LKSA dalam mempersiapkan diri menuju kemandirian ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai peluang usaha di era digital kepada anak-anak LKSA Muhammadiyah Kota Madiun, sekaligus meningkatkan wawasan, motivasi, dan kesiapan kewirausahaan sejak dini. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap, meliputi observasi permasalahan mitra, penentuan solusi dan target, pelaksanaan sosialisasi, serta evaluasi kegiatan. Sosialisasi dilaksanakan melalui penyampaian materi kewirausahaan digital dan penerapan mini games sebagai metode pembelajaran interaktif untuk melatih soft skills peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi dan memperoleh pemahaman awal mengenai peluang usaha digital, meskipun masih menghadapi keterbatasan akses terhadap perangkat teknologi. Kegiatan ini juga berkontribusi pada pengembangan soft skills, seperti komunikasi, kerja sama tim, dan kreativitas, yang penting dalam dunia usaha. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesiapan kewirausahaan anak-anak LKSA Muhammadiyah Kota Madiun dan menjadi langkah awal menuju pemberdayaan dan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.