Kukuh Ariyanto
Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora, Universitas Muhammadiyah OKU Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Identitas Budaya Indonesia melalui Program Pengenalan Budaya bagi Anak Pekerja Migran Indonesia di Sanggar Bimbingan At-Tanzil, Malaysia Nurlaelah Sanatul Hadisah; Siti Nur Fajria Laiya; Rini Andini Rumakefing; Anisa Nur Fazillah; Azizatul Mardhiyyah; Sri Hartono; Kukuh Ariyanto
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.16707

Abstract

Anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia memiliki keterbatasan dalam mengenal budaya Indonesia sehingga diperlukan upaya untuk memperkuat identitas budaya dan wawasan kebangsaan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia melalui Program Kuliah Kerja Nyata Kemitraan Internasional (KKN-KI) di Sanggar Bimbingan At-Tanzil, Selangor, Malaysia. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan melalui pengenalan keberagaman budaya Indonesia, penyampaian cerita rakyat, pembelajaran seni tari tradisional, permainan tradisional, serta pengenalan destinasi wisata Indonesia dengan memanfaatkan media presentasi, gambar, video edukatif, dan aktivitas interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian program dengan antusias serta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai keberagaman budaya, warisan budaya, dan kekayaan alam Indonesia. Selain itu, kegiatan ini turut menumbuhkan nilai-nilai karakter, seperti disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan rasa bangga terhadap identitas bangsa. Program pengabdian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat identitas budaya dan wawasan kebangsaan anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia melalui pembelajaran budaya yang interaktif dan kontekstual.