Era Society 5.0 menuntut penguatan literasi digital dan computational thinking sejak pendidikan dasar, namun kesenjangan kompetensi guru di daerah pedesaan masih menjadi tantangan utama dalam implementasinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial (AI) ke dalam pembelajaran sebagai upaya mendukung peningkatan literasi digital siswa. Kegiatan dilaksanakan di SDN 03 Mulur, Sukoharjo, dengan melibatkan 33 guru sekolah dasar sebagai peserta, menggunakan pendekatan andragogi melalui ceramah interaktif, praktik langsung, diskusi kelompok, dan project-based learning. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru dalam memahami konsep computational thinking, memanfaatkan platform pemrograman visual seperti Scratch, serta menggunakan teknologi AI seperti ChatGPT dan Google Gemini dalam pembelajaran. Guru juga mampu menghasilkan produk bahan ajar inovatif berupa game edukasi, media visual berbasis AI, dan rencana pembelajaran terintegrasi teknologi. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak multilevel yang mencakup peningkatan kapasitas guru, potensi peningkatan kualitas pembelajaran siswa, serta terbentuknya budaya pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah. Efek multiplier dari program ini memperluas jangkauan manfaat hingga ratusan siswa di berbagai sekolah. Dengan demikian, pelatihan koding dan kecerdasan artifisial berbasis praktik dan proyek terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan guru dalam mendukung transformasi pendidikan dasar di era Society 5.0. Kegiatan ini berkontribusi terhadap upaya pemerataan pendidikan berkualitas dan penguatan literasi digital di wilayah pedesaan.