p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin KKN Pendidikan
Helmi Imaduddin
Fakultas Komunikasi dan Informatika, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial bagi Guru SD di Sukoharjo sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital di Era Society 5.0 Helmi Imaduddin; Muhammad Syahriandi Adhantoro; Novel Idris Abas; Toni Ardi Rafsanjani
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.16903

Abstract

Era Society 5.0 menuntut penguatan literasi digital dan computational thinking sejak pendidikan dasar, namun kesenjangan kompetensi guru di daerah pedesaan masih menjadi tantangan utama dalam implementasinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial (AI) ke dalam pembelajaran sebagai upaya mendukung peningkatan literasi digital siswa. Kegiatan dilaksanakan di SDN 03 Mulur, Sukoharjo, dengan melibatkan 33 guru sekolah dasar sebagai peserta, menggunakan pendekatan andragogi melalui ceramah interaktif, praktik langsung, diskusi kelompok, dan project-based learning. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru dalam memahami konsep computational thinking, memanfaatkan platform pemrograman visual seperti Scratch, serta menggunakan teknologi AI seperti ChatGPT dan Google Gemini dalam pembelajaran. Guru juga mampu menghasilkan produk bahan ajar inovatif berupa game edukasi, media visual berbasis AI, dan rencana pembelajaran terintegrasi teknologi. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak multilevel yang mencakup peningkatan kapasitas guru, potensi peningkatan kualitas pembelajaran siswa, serta terbentuknya budaya pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah. Efek multiplier dari program ini memperluas jangkauan manfaat hingga ratusan siswa di berbagai sekolah. Dengan demikian, pelatihan koding dan kecerdasan artifisial berbasis praktik dan proyek terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan guru dalam mendukung transformasi pendidikan dasar di era Society 5.0. Kegiatan ini berkontribusi terhadap upaya pemerataan pendidikan berkualitas dan penguatan literasi digital di wilayah pedesaan.
Pendampingan Pembelajaran Coding Berbasis Modul Kodai untuk Meningkatkan Literasi Komputasi bagi Siswa Sekolah Dasar Muhammad Syahriandi Adhantoro; Eko Purnomo; Dias Fithry Mahmudah; Reinal Ariyuda; Faris Atoil Haq; Helmi Imaduddin; Shandy Yusril Fadlullah; Yuanda Eka Saputra; Afifah Nur Hidayah; Deva Yohand Pangestu; Laizza Natta Fatdaja; Tri Santoso; Suni Tuti
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.19514

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut sekolah untuk membekali peserta didik dengan literasi komputasi, kemampuan berpikir komputasional, serta pemahaman dasar mengenai Artificial Intelligence (AI) sejak jenjang pendidikan dasar. Namun, implementasi pembelajaran coding di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan perangkat pembelajaran, rendahnya literasi teknologi guru, dan belum tersedianya bahan ajar yang sesuai. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi komputasi siswa dan memperkuat kapasitas guru melalui pendampingan pembelajaran coding dan Artificial Intelligence di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Baturan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pengembangan Modul Kodai (Komputasi, Dunia Digital, dan Artificial Intelligence), sosialisasi, pelatihan, pendampingan berbasis Project-Based Learning, serta evaluasi melalui observasi, dokumentasi, dan pre-test serta post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep dasar coding, algoritma sederhana, computational thinking, dan Artificial Intelligence, yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil evaluasi pada berbagai indikator literasi komputasi. Pendekatan berbasis proyek juga meningkatkan partisipasi aktif, kreativitas, kemampuan berpikir logis, dan kolaborasi peserta didik selama proses pembelajaran. Selain itu, pengembangan Modul Kodai memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas guru dan menjadi perangkat pembelajaran yang mendukung keberlanjutan implementasi coding di sekolah. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah melalui pendampingan yang sistematis mampu memperkuat literasi komputasi di sekolah dasar serta berpotensi menjadi model implementasi pembelajaran coding yang dapat direplikasi pada sekolah lain dengan karakteristik serupa.