Indra Hastuti
Fakultas Hukum dan Bisnis, Universitas Duta Bangsa Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kelayakan Finansial UMKM Konveksi Batik Menggunakan Metode Break Even Point dan Return on Investment: Studi Kasus pada EVARA BATIK Joko Setiyawan; Indra Hastuti
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 3, September 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i3.1236

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, namun keberlanjutan usaha sangat dipengaruhi oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengelola aspek finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial EVARA BATIK sebagai UMKM konveksi batik melalui penerapan metode Break Even Point (BEP) dan Return on Investment (ROI), yang didukung oleh analisis Profitability Index (PI). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan objek penelitian EVARA BATIK yang berlokasi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap laporan keuangan perusahaan periode Mei 2026 yang meliputi laporan penjualan, harga pokok penjualan, biaya operasional, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan laporan posisi keuangan. Analisis dilakukan dengan menghitung nilai BEP, ROI, dan PI sebagai indikator kelayakan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EVARA BATIK memperoleh total penjualan sebesar Rp180.425.000 dengan laba bersih sebesar Rp12.538.325. Nilai BEP sebesar 452 unit berada jauh di bawah realisasi penjualan sebanyak 1.421 unit sehingga perusahaan memiliki margin of safety sebesar 969 unit. Selain itu, nilai ROI sebesar 19,29% menunjukkan bahwa investasi yang ditanamkan mampu menghasilkan tingkat pengembalian yang positif, sedangkan nilai PI sebesar 1,19 mengindikasikan bahwa investasi yang dilakukan layak secara finansial karena menghasilkan manfaat ekonomi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa EVARA BATIK memenuhi kriteria kelayakan finansial dan layak untuk terus dikembangkan. Penerapan metode BEP dan ROI terbukti memberikan informasi yang komprehensif mengenai efisiensi operasional, tingkat keamanan penjualan, dan efektivitas penggunaan modal sehingga dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan usaha.
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Jasa Cut, Make, and Trim (CMT) Menggunakan Break Even Point dan Return on Investment: Studi Kasus pada Queen Konveksi Susi Hartanti; Indra Hastuti
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 3, September 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i3.1237

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang jasa Cut, Make, and Trim (CMT) memerlukan evaluasi kelayakan finansial untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial Queen Konveksi menggunakan indikator Break Even Point (BEP) dan Return on Investment (ROI). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang meliputi investasi, biaya operasional, penjualan, kapasitas produksi, dan laba usaha selama tahun 2026. Analisis dilakukan menggunakan perhitungan BEP dan ROI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai BEP sebesar Rp19.253.226 atau 1.284 unit, lebih rendah dibandingkan kapasitas produksi sebesar 2.500 unit per bulan, sehingga perusahaan mampu mencapai titik impas pada 51,36% dari kapasitas produksinya. Selain itu, nilai ROI sebesar 116,41% menunjukkan bahwa investasi sebesar Rp94.500.000 mampu menghasilkan laba bersih tahunan sebesar Rp97.104.000, yang mengindikasikan efektivitas penggunaan modal dan tingkat profitabilitas yang tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, Queen Konveksi dinyatakan layak secara finansial dan memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi analisis BEP dan ROI dapat digunakan sebagai dasar evaluasi kelayakan finansial serta pengambilan keputusan strategis pada UMKM sektor jasa Cut, Make, and Trim (CMT).