Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Penyuluhan Anti-Bullying Melalui Pendekatan Partisipatif: Ruang Berbagi Pengalaman Siswa di SDN Cipaot Ciwandan Ibnu Mubaraq; Aninda Nurfaridah; Arisandi Pramana; Putri Amaliah; Fitri Ramadhan; Yogi Irawan; Firda Vara Sagita
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/srj9h996

Abstract

Bullying atau perundungan masih menjadi permasalahan serius di lingkungan sekolah dasar yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik siswa. Data perlindungan anak nasional menunjukkan bahwa bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan terhadap anak yang paling sering dilaporkan di Indonesia, sehingga edukasi pencegahan sejak dini menjadi hal yang penting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran 42 siswa Kelas VI SDN Cipaot, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, mengenai pengertian, jenis, penyebab, dampak, dan cara pencegahan bullying. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 15 Universitas Bina Bangsa pada 4 Agustus 2026, menggunakan metode ceramah, presentasi interaktif, ice breaking, diskusi kelompok, serta tanya jawab, dan ditutup dengan deklarasi bersama serta penandatanganan komitmen Anti-Bullying. Hasil observasi menunjukkan seluruh 42 siswa hadir dan berpartisipasi aktif sepanjang kegiatan, mampu mengidentifikasi empat jenis bullying (fisik, verbal, sosial, dan siber), serta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai tindakan perlindungan diri seperti melapor kepada guru atau orang tua. Seluruh 42 peserta menandatangani deklarasi komitmen Anti-Bullying pada akhir kegiatan, yang menunjukkan penerimaan penuh terhadap pesan program. Program ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman, serta menjadi rujukan bagi program pengabdian sejenis di sekolah dasar lain
Pemanfaatan Limbah Daun Pisang Kering (Klaras) sebagai Pewarna Alami dan Penguat Tekstur pada Makanan Tradisional Ireng-Ireng di Kampung Combong, Kelurahan Kepuh, Ciwandan, Banten Arisandi Pramana; Aninda Nurfaridah; Ibnu Mubaraq; Fitri Ramadhani; Putri Amaliah; Dewi Safitri; Yogi Irawan Pratama
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/cxkwye06

Abstract

Daun pisang kering, atau “klaras,” merupakan produk sampingan pertanian yang selama ini kurang dimanfaatkan, meskipun memiliki potensi besar sebagai pewarna hitam alami dan penambah tekstur dalam makanan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan klaras sebagai pewarna alami dan penambah tekstur dalam produksi ireng-ireng, sebuah camilan tradisional pasar khas Jawa Timur yang terbuat dari tepung tapioka, yang dikembangkan bekerja sama dengan masyarakat di Kampung Combong, Desa Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang dikombinasikan dengan eksperimen sederhana, mencakup tahapan pengumpulan klaras, pengeringan, pembakaran hingga menjadi abu, penggilingan, penyaringan, dan pencampuran ke dalam adonan ireng-ireng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abu klaras menghasilkan warna hitam pekat dan merata, meningkatkan kelenturan dan elastisitas adonan, serta memberikan aroma asap yang khas yang memperkuat keaslian produk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan limbah klaras dapat menjadi solusi sebagai bahan pewarna alami, aman, sehat, dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung pengelolaan limbah pertanian serta pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.