Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SKRINING KESEHATAN EDUKASI HIPERTENSI DIABETES SERTA PEMBENTUKAN KELAS LANSIA DI PANANCANGAN, LEBAK Nova Maulana; Muhamad Alfin Syakar; Ratu Feby Nuraeni; Siti Fitria Sulistiawati; Ila Laela Sari; Kartika Cahyani; Qurana Ajaba
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/w8895k14

Abstract

Hipertensi dan diabetes melitus masih menjadi masalah kesehatan tidak menular utama pada kelompok lanjut usia (lansia) di Indonesia, sementara kesadaran dan pemantauan kesehatan rutin di wilayah perdesaan masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan status kesehatan dan literasi kesehatan lansia di Desa Panancangan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, melalui skrining kesehatan, penyuluhan hipertensi dan diabetes melitus, serta pembentukan kelas lansia yang dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pemerintah desa, dan BKKBN, dilanjutkan dengan skrining tekanan darah dan gula darah, penyuluhan dengan Tema “Kenali, Cegah, dan Kendalikan Diabetes Mellitus dan Hipertensi” disertai tanya jawab, serta pembentukan kelas lansia rutin yang dikelola kader terlatih dalam 1 bulan sekali. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 37 lansia yang mengikuti kegiatan, sebagian besar 32 lansia memiliki tekanan darah tinggi dan 8 lansia memiliki kadar gula darah yang tergolong tinggi. Kelas lansia yang terbentuk diharapkan dapat berjalan secara rutin sebagai wadah pemantauan kesehatan, aktivitas fisik, dan interaksi sosial bagi warga lanjut usia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, dan BKKBN dapat memperkuat layanan kesehatan lansia berbasis masyarakat.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA ROCKET STOVE UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI PANANCANGAN, LEBAK Muhamad Alfin Syakar; Nova Maulana; Cahyadi; Siti Fitria Sulistiawati; Firman Adi Surya; Vita Maharani; Muhammad Rizky Virgiawan Saputra
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/wtq53815

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan di Desa Panancangan, Kabupaten Lebak, yang ditandai dengan praktik pembuangan sampah secara sembarangan dan pembakaran terbuka akibat keterbatasan sarana pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi tepat guna Rocket Stove sebagai alternatif pengelolaan sampah rumah tangga melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi observasi dan identifikasi permasalahan, Focus Group Discussion (FGD), perancangan dan pembuatan Rocket Stove, sosialisasi, demonstrasi dan praktik penggunaan, serta evaluasi melalui observasi dan diskusi. Rocket Stove dirancang dengan konstruksi utama berbahan bata ringan (hebel) yang membentuk ruang pembakaran, saluran sirkulasi udara, dan saluran vertikal pembuangan udara panas dengan memanfaatkan prinsip natural draft. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan Rocket Stove menghasilkan model teknologi tepat guna yang dapat digunakan sebagai alternatif pengelolaan residu sampah rumah tangga yang sesuai untuk pembakaran. Kegiatan sosialisasi dan praktik juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam memahami serta mengoperasikan teknologi yang diterapkan. Dukungan pemerintah desa dan respons positif masyarakat menunjukkan bahwa Rocket Stove berpotensi dikembangkan sebagai model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik permasalahan serupa. Dengan demikian, penerapan teknologi tepat guna yang disertai pemberdayaan masyarakat dapat menjadi alternatif dalam mendukung pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih terarah dan berkelanjutan.