Hipertensi dan diabetes melitus masih menjadi masalah kesehatan tidak menular utama pada kelompok lanjut usia (lansia) di Indonesia, sementara kesadaran dan pemantauan kesehatan rutin di wilayah perdesaan masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan status kesehatan dan literasi kesehatan lansia di Desa Panancangan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, melalui skrining kesehatan, penyuluhan hipertensi dan diabetes melitus, serta pembentukan kelas lansia yang dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pemerintah desa, dan BKKBN, dilanjutkan dengan skrining tekanan darah dan gula darah, penyuluhan dengan Tema “Kenali, Cegah, dan Kendalikan Diabetes Mellitus dan Hipertensi” disertai tanya jawab, serta pembentukan kelas lansia rutin yang dikelola kader terlatih dalam 1 bulan sekali. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 37 lansia yang mengikuti kegiatan, sebagian besar 32 lansia memiliki tekanan darah tinggi dan 8 lansia memiliki kadar gula darah yang tergolong tinggi. Kelas lansia yang terbentuk diharapkan dapat berjalan secara rutin sebagai wadah pemantauan kesehatan, aktivitas fisik, dan interaksi sosial bagi warga lanjut usia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, dan BKKBN dapat memperkuat layanan kesehatan lansia berbasis masyarakat.