Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan di Desa Panancangan, Kabupaten Lebak, yang ditandai dengan praktik pembuangan sampah secara sembarangan dan pembakaran terbuka akibat keterbatasan sarana pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi tepat guna Rocket Stove sebagai alternatif pengelolaan sampah rumah tangga melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi observasi dan identifikasi permasalahan, Focus Group Discussion (FGD), perancangan dan pembuatan Rocket Stove, sosialisasi, demonstrasi dan praktik penggunaan, serta evaluasi melalui observasi dan diskusi. Rocket Stove dirancang dengan konstruksi utama berbahan bata ringan (hebel) yang membentuk ruang pembakaran, saluran sirkulasi udara, dan saluran vertikal pembuangan udara panas dengan memanfaatkan prinsip natural draft. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan Rocket Stove menghasilkan model teknologi tepat guna yang dapat digunakan sebagai alternatif pengelolaan residu sampah rumah tangga yang sesuai untuk pembakaran. Kegiatan sosialisasi dan praktik juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam memahami serta mengoperasikan teknologi yang diterapkan. Dukungan pemerintah desa dan respons positif masyarakat menunjukkan bahwa Rocket Stove berpotensi dikembangkan sebagai model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik permasalahan serupa. Dengan demikian, penerapan teknologi tepat guna yang disertai pemberdayaan masyarakat dapat menjadi alternatif dalam mendukung pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih terarah dan berkelanjutan.