Muhajir
Universitas PGRI Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Nilai Moral dalam Kumpulan CerpenBelajar Mencintai Kambing Karya Mahfud Ikhwan Ririn Selalisti; Ambarini Asriningsari; Muhajir
Sasindo Vol. 13 No. 2 (2025): Juli (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v13i2.141

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam kumpulan cerpen Belajar Mencintai Kambing karya Mahfud Ikhwan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode simak catat dan kepustakaan, dan metode analisis deskriptif yaitu pengumpulan data dan mendiskripsikan terhadap objek yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi. Data yang ditemukan nilai moral dalam Cerpen Belajar Mencintai Kambing terdapat hubungan antara manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain, dan hubungan manusia dengan tuhannya. Unsur yang paling menonjol dalam penelitian ini adalah nilai moral hubungan dengan diri sendiri yang dominan terdapat dalam keempat cerpen tersebut. Dalam kumpulan Cerpen Belajar Mencintai Kambing, moral terhadap diri sendiri termasuk suatu hal yang paling menonjol karena cerita tersebut banyak mengajarkan pembaca mengenai latihan memahami perilaku diri sendiri. Dalam hal penyajian, penelitian ini menggunakan penyajian hasil analisis data secara kualitatif. Saran yang dapat disampaikan, tidak hanya mengetahui isi sebuah karya sastra, namun juga mengetahahui nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya sehingga dapat memanfaatkan nilai-nilai moral yang terdapat dalam karya sastra khususnya kumpulan cerpen Belajar Mecintai Kambing Karya Mahfud Ikhwan.
Citra Perempuan dalam Buku Kalarahu, Kumpulan Cerita Rakyat Jawa Terbitan Pusat Pendidikan Nasional: Kajian Feminisme Andini Larasati; Muhajir; Setia Naka Andrian
Sasindo Vol. 13 No. 2 (2025): Juli (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v13i2.155

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan citra perempuan dalam buku Kalarahu, Kumpulan Cerita Rakyat Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kulaitatif. Jenis penelitian deskriptif kualitatif karena menyajikan data dalam bentuk deskripsi (kata dan kalimat) berupa citra perempuan dalam buku tersebut. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan simak catat. Teknik tersebut digunakan untuk mengumpulkan data dari buku Kalatahu, Kumpulan Cerita Rakyat Jawa, lalu data yang didapat dimasukkan dalam instrument penelitian berupa tabel data. Hasil dari penelitian, citra perempuan dibedakan menjadi citra diri perempuan dan citra sosial. Citra diri dibagi menjadi citra fisik dan psikis. Citra sosial dibadi menjadi citra dalam keluarga dan citra dalam masyarakat. Dalam penggambaran citranya, aspek feminisme liberal sudah ditunjukkan oleh beberapa perempuan dalam cerita rakyat Jawa.
Ekranisasi Novel 172 Days Karya Nadzira Shafa ke dalam Film 172 Days Karya Hadrah Daeng Ratu Archelia Permata Sari; Harjito; Muhajir
Sasindo Vol. 14 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i1.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses ekranisasi antara novel 127 Days ke dalam film “172 Days”. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena peralihan karya sastra ke film yang sudah umum terjadi di Indonesia, dimana film “172 Days” ini sukses meraih komersial lebih dari 3 juta penonton dan berhasil masuk 5 besar film terlaris Indonesia pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa membaca novel, menonton film, dan mencatat perubahan yang terjadi. Data yang sudah didapat, dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi aspek penciutan, penambahan, dan perubahan variasi yang ada dalamproses ekranisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 56 data perubahan dalam peralihan novel ke film. Pada aspek penciutan terdapat 23 data (8 peristiwa, 9 tokoh, dan 6 latar) yang dihilangkan seperti rutinitas salat berjamaan, tokoh Bang Benzo, Syakir Daulay, Villa dan Kampus. Aspek penambahan terdapat 22 data (18 peristiwa, 4 tokoh, dan 5 latar) seperti adegan Zira setelah percobaan bunuh diri, tokoh Abi zira dan Nikki, serta latar diskotik dan toko madu. Perubahan bervariasi terdapat 11 data (5peristiwa, 2 tokoh, dan 4 latar) seperti perubahan nama tokoh Aa Sihab menjadi Aa Herman dan latar pasar menjadi supermarket.