Muhammad Fachri
State Islamic University of Sunan Gunung Djati

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tanda Alam Sebagai Simbol Relasi Cinta Dalam Lirik Lagu “Sedia Aku Sebelum Hujan” Karya Idgitaf Muhammad Fachri; Rohanda; Dedi Supriadi
Sasindo Vol. 14 No. 02 (2026): Juli (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v14i02.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji makna tanda-tanda alam sebagai simbol relasi cinta dalam lirik lagu Sedia Aku Sebelum Hujan karya Idgitaf. Permasalahan penelitian difokuskan pada cara tanda-tanda alam dimaknai secara denotatif dan konotatif serta bagaimana tanda-tanda tersebut beroperasi dalam membentuk mitos tentang cinta, pengorbanan, dan ketimpangan peran dalam relasi romantis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Data penelitian berupa teks lirik lagu yang dianalisis melalui tahapan pembacaan makna denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda-tanda alam seperti dingin, panas, hujan, angin, dan peperangan tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, melainkan merepresentasikan dinamika emosional yang menempatkan subjek “aku” sebagai pihak yang dominan dalam kerja emosional relasi. Pada tataran mitos, lirik lagu ini membangun wacana cinta romantis yang menormalisasi pengorbanan, kesiapsiagaan, serta penahanan emosi sebagai bentuk ideal relasi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa lirik lagu Sedia Aku Sebelum Hujan mereproduksi ideologi cinta yang menempatkan ketimpangan peran sebagai sesuatu yang wajar dan bermakna dalam hubungan romantis