Irma Yuli Azizah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REPRESENTASI BUDAYA INDONESIA DALAM BUKU SULUH TUTUR BIPA UNTUK TINGKAT MADYA B-1 Irma Yuli Azizah; Imam Suyitno; Vasco Fitas da Cruz
Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 2 (2025): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Department of Indonesian Literature, Faculty of Letters State University of Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v9i22025p439-453

Abstract

This study aims to explain the variety of cultural topics, cultural presentation techniques, and cultural training in the Suluh Tutur BIPA Book for Intermediate Level B-1. This study uses a qualitative approach with content analysis methods. The data source for this study is the Suluh Tutur BIPA Book for Intermediate Level B-1. Data collection techniques use document analysis. Data analysis involves three stages: data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study indicate that the variety of cultural topics includes the core cultural materials that need to be taught, cultural presentation techniques use verbal texts and multimodal texts, and the variety of cultural training consists of training and assignments. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ragam topik, teknik penyajian, dan ragam pelatihan budaya dalam buku Suluh Tutur BIPA untuk Tingkat Madya B-1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data penelitian ini adalah buku Suluh Tutur BIPA untuk Tingkat Madya B-1. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumen. Analisis data melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, pemaparan data, dan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ragam topik budaya memuat pokok-pokok materi budaya yang perlu diajarkan, teknik penyajian budaya menggunakan verbal teks dan teks multimodal, serta ragam pelatihan budaya terdiri atas pelatihan dan penugasan.