Muhammad Masqotul Imam Romadlani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EUFEMISME DALAM CERITA PERTUNJUKAN KOMEDI Muhammad Masqotul Imam Romadlani; Meria Zakiyah Alfisuma; Eka Susylowati
Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 1 (2025): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Department of Indonesian Literature, Faculty of Letters State University of Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v9i12025p15-28

Abstract

This research primarily aims to reveal the use of euphemisms in the comedy show’s dialogue. This research pays special attention to euphemism phenomena dealing with human body parts as the taboo words. The data were obtained from the recorded Sukur CS comedy shows downloaded from YouTube. The researchers classified the euphemism forms referring to the human body parts and then look precisely at the referent of the euphemism expression to avoid the taboo words. The findings demonstrate that the forms of euphemism identified in the comedy show are periphrasis and metaphors. The metaphorical terms used in the euphemisms are exhaust factory, slipper factory, melon, guava, and cucumber. As a communication strategy, euphemism seems to be significant to evade the production of taboo words.   Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap penggunaan eufemisme pada percakapan dalam pertunjukan komedi. Penelitian ini memberikan perhatian khusus pada ungkapan eufemisme yang berkaitan dengan bagian tubuh manusia yang dianggap tabu untuk diucapkan. Data penelitian diperoleh dari tiga rekaman video pertunjukan komedi Sukur CS yang diunduh dari kanal YouTube. Peneliti mengklasifikasi bentuk-bentuk eufemisme yang ditemukan dalam pertunjukan komedi tersebut dan menelaah referen yang digunakan untuk menghindari penggunaan kata tabu. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk eufemisme yang ditemukan pada pertunjukan komedi tersebut berupa perifrasis dan metafora. Istilah metaforis yang digunakan antara lain pabrik knalpot, pabrik sandal, buah melon, buah jambu dan timun. Sebagai strategi komunikasi, penggunaan eufemisme cukup berguna untuk menghindari penggunaan kata-kata tabu.