Sheirin Alifiandini
Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Stres, Tekanan Darah, dan Denyut Nadi pada Sopir Travel dengan Sopir Kantor Sheirin Alifiandini; M. Nurhalim Shahib; Rio Dananjaya
Bandung Conference Series: Medical Science 33-40
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22057

Abstract

Abstract. Driving is an activity that may induce occupational stress and physiological responses, particularly among drivers with high job demands such as travel drivers. This study aimed to compare stress levels, blood pressure, and heart rate between travel drivers and office drivers. This research employed a quantitative design with an analytic observational approach using a cross-sectional method. The study subjects consisted of travel drivers from Company A and office drivers from Company B who met the inclusion criteria, with a total sample of 90 respondents. Data were collected using a stress questionnaire along with measurements of blood pressure and heart rate. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analyses with an independent t-test. The results showed that travel drivers had higher stress levels compared to office drivers. Statistically, there was a significant difference in stress levels between the two groups (p < 0.05). However, no significant differences were found in blood pressure and heart rate between travel drivers and office drivers. Most respondents in both groups were categorized as having pre-hypertensive blood pressure and normal heart rate. Abstrak. Mengemudi merupakan aktivitas yang berpotensi menimbulkan stres kerja dan respon fisiologis, khususnya pada pengemudi dengan tuntutan kerja tinggi seperti sopir travel. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat stres, tekanan darah, dan denyut nadi antara sopir travel dan sopir kantor. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan metode cross sectional. Subjek penelitian terdiri dari sopir travel A dan sopir kantor B yang memenuhi kriteria inklusi, dengan total sampel sebanyak 90 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner stres serta pengukuran tekanan darah dan denyut nadi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif sopir travel memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan sopir kantor. Secara statistik terdapat perbedaan tingkat stres yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Namun, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada tekanan darah dan denyut nadi antara sopir travel dan sopir kantor. Sebagian besar responden pada kedua kelompok berada pada kategori tekanan darah pre-hipertensi dan denyut nadi normal.