Alya Tursina
Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Profil Darah Rutin pada Pasien Stroke Perdarahan di RSAU dr. M. Salamun Bandung Tahun 2025 Fizri Shadrina Violetta; Ismet Muchtar Nur; Alya Tursina
Bandung Conference Series: Medical Science 247-254
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22134

Abstract

Abstract. Stroke is one of the leading causes of death worldwide and ranks second globally. In stroke conditions, particularly hemorrhagic stroke, extensive brain tissue damage and acute inflammatory responses may lead to alterations in routine blood parameters. Routine blood examinations can reflect underlying pathophysiological processes and support early clinical assessment in stroke patients. This study aimed to describe the routine blood profile of hemorrhagic stroke patients treated at RSAU dr. M. Salamun Bandung in 2025. An observational descriptive study with a cross-sectional approach was conducted using secondary data obtained from medical records of 50 hemorrhagic stroke patients who met the inclusion criteria. The parameters analyzed included erythrocytes, hemoglobin, hematocrit, leukocytes, and platelets, which were evaluated using descriptive statistical analysis. The results showed a mean erythrocyte count of 4.77 ± 0.70 million/µL, hemoglobin level of 14.03 ± 1.94 g/dL, hematocrit of 41.74 ± 5.65%, leukocyte count of 11,838 ± 4,816 cells/µL, and platelet count of 271,000 ± 71,592 cells/µL. Most hematological parameters were within normal ranges, while leukocyte levels tended to be elevated, indicating a strong acute inflammatory response. Routine blood profiles, particularly leukocyte counts, may serve as useful indicators in the early evaluation of patients with hemorrhagic stroke. Abstrak. Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia dan menempati peringkat kedua secara global. Pada kondisi stroke, khususnya stroke perdarahan, terjadi kerusakan jaringan otak yang luas disertai respons inflamasi akut yang dapat memengaruhi parameter darah rutin. Pemeriksaan darah rutin dapat mencerminkan perubahan patofisiologis yang mendasari serta mendukung penilaian klinis awal pasien stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran profil darah rutin pada pasien stroke perdarahan di RSAU dr. M. Salamun Bandung tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan potong lintang menggunakan data sekunder dari rekam medis 50 pasien stroke perdarahan yang memenuhi kriteria inklusi. Parameter yang dianalisis meliputi eritrosit, hemoglobin, hematokrit, leukosit, dan trombosit, yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rerata eritrosit sebesar 4,77 ± 0,70 juta/µL, hemoglobin 14,03 ± 1,94 g/dL, hematokrit 41,74 ± 5,65%, leukosit 11.838 ± 4.816/µL, dan trombosit 271.000 ± 71.592/µL. Sebagian besar parameter darah berada dalam batas normal, namun jumlah leukosit menunjukkan kecenderungan meningkat yang mencerminkan respons inflamasi akut. Oleh karena itu, profil darah rutin, khususnya leukosit, dapat digunakan sebagai indikator penting dalam penilaian awal pasien stro
Hubungan Dislipidemia dan Hipertensi dengan Fungsi kognitif pada pasien Stroke iskemik Nazwa Hazna Sabila; Alya Tursina; Mochammad Faisal Afif Mochyadin
Bandung Conference Series: Medical Science 299-306
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22157

Abstract

Abstract Ischemic stroke is the leading cause of cognitive decline, which has a significant impact on patients quality of life. Dyslipidemia and hypertension are modifiable vascular risk factors that play an important role in post-stroke brain damage. This study aims to analyze the relationship between dyslipidemia and hypertension with cognitive function in ischemic stroke patients at RSAU dr. Salamun Bandung in 2025. This study used an analytical observational design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 48 ischemic stroke patients who met the inclusion and exclusion criteria, selected using purposive sampling. Risk factor data were obtained from secondary data, while cognitive function was assessed using the Indonesian version of the Montreal Cognitive Assessment (MoCA-ina) and collected as primary data. Data analysis was performed univariately and bivariately using statistical tests with a significance level of p<0.05. The results showed no significant relationship between dyslipidemia and cognitive function, but one of its criteria, triglyceride levels, showed a significant relationship, while there was a relationship between hypertension and cognitive impairment Keywords: cognitive function, dyslipidemia, hypertension. Abstrak. Stroke iskemik merupakan penyebab utama penurunan fungsi kognitif yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien. Dislipidemia dan hipertensi merupakan faktor risiko vaskular yang dapat dimodifikasi dan berperan penting dalam terjadinya kerusakan otak pasca stroke. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dislipidemia dan derajat hipertensi dengan fungsi kognitif pada pasien stroke iskemik di RSAU dr. Salamun Bandung tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 48 pasien stroke iskemik yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data faktor risiko diperoleh dari data sekunder, sedangkan fungsi kognitif dinilai menggunakan Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-ina) diambil data secara primer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna dislipidemia dengan fungsi kognitif namun pada salah satu kriterianya yaitu kadar trigliserida menunjukan hasil berhubungan, sedangkan terdapat hubungan antara hipertensi dengan gangguan fungsi kognitif. Kata kunci: fungsi kognitif, dislipidemia, hipertensi.