Asiyah Taqiyyah
Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kontrol Diri dengan Kecanduan Media Sosial pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Asiyah Taqiyyah; Ratna Dewi Indi Astuti; Ayu Prasetia
Bandung Conference Series: Medical Science 401-410
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22202

Abstract

Abstract. Social media addiction is a behavioral addiction that may disrupt academic and psychosocial functioning, particularly among medical students with high academic demands. This study aimed to examine the relationship between self-control and social media addiction among medical students at the Faculty of Medicine, Universitas Islam Bandung. This cross-sectional study involved 290 students selected using proportionate stratified random sampling. Self-control was measured using the Brief Self-Control Scale (BSCS) consisting of 10 items and social media addiction using the Bergen Social Media Addiction Scale (BSMAS) consisting of 6 items. Categorical associations were analyzed using the chi-square test, and total score correlations were examined using Spearman’s correlation. The results showed that low self-control and low social media addiction were predominant (53.8% and 55.5%). The chi-square test indicated a significant association (p < 0.001; PR = 2.219), and Spearman’s correlation demonstrated a moderate negative correlation (ρ = −0.498; p < 0.001). In conclusion, higher self-control tends to be related to lower social media addiction and vice versa, as self-control supports impulse inhibition and goal-directed behavior, thereby reducing compulsive social media use. Keywords: Medical students, self-control, social media addiction. Abstrak. Kecanduan media sosial merupakan bentuk adiksi perilaku yang dapat mengganggu fungsi akademik dan psikososial, terutama pada mahasiswa kedokteran yang memiliki tuntutan belajar tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kontrol diri dengan kecanduan media sosial pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK UNISBA). Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada 290 mahasiswa yang dipilih menggunakan proportionate stratified random sampling. Kontrol diri diukur menggunakan Brief Self-Control Scale (BSCS) yang terdiri dari 10 item dan kecanduan media sosial diukur menggunakan Bergen Social Media Addiction Scale (BSMAS) yang terdiri dari 6 item. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square untuk variabel kategorik dan korelasi Spearman untuk skor total. Hasil menunjukkan kontrol diri dan kecanduan media sosial responden didominasi kategori rendah yaitu sebanyak 53.8% dan 55.5%. Uji chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara kontrol diri dan kecanduan media sosial (p < 0,001; PR = 2,219). Korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif berkekuatan sedang (ρ = −0,498; p < 0,001). Simpulan penelitian ini adalah semakin tinggi kontrol diri maka kecanduan media sosial cenderung semakin rendah, dan sebaliknya, pada mahasiswa FK UNISBA, karena kontrol diri berperan dalam kemampuan mengendalikan impuls dan mengarahkan perilaku sesuai tujuan sehingga mengurangi kecenderungan penggunaan media sosial secara kompulsif. Kata kunci: Kecanduan media sosial, kontrol diri, mahasiswa kedokteran.