Muhammad Naufal Azhar
Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kebiasaan Merokok Orang Tua Dengan ISPA Balita Muhammad Naufal Azhar; Siska Nia Irasanti; Sandy Faizal
Bandung Conference Series: Medical Science 839-846
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22400

Abstract

Abstract. Acute Respiratory Infection (ARI) is one of the leading causes of morbidity and mortality among children under five, particularly in developing countries. Exposure to cigarette smoke in the household environment is an important risk factor that may increase the incidence of ARI in toddlers. This study aimed to determine the relationship between parental smoking habits and the incidence of ARI among toddlers at Pabuaran Primary Health Center, Subang Regency. This study employed an analytic observational design with a cross-sectional approach. A total of 172 toddlers who met the inclusion and exclusion criteria were selected using simple random sampling. Data on parental smoking habits were collected using a structured questionnaire, while ARI incidence was assessed through direct clinical examination at the health center. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test. The results showed that most parents were smokers (83.1%), and the majority of toddlers experienced ARI (88.4%). Bivariate analysis revealed a statistically significant association between parental smoking habits and the incidence of ARI among toddlers (p < 0.001). Toddlers with smoking parents had a higher proportion of ARI compared to those with non-smoking parents. In conclusion, there is a significant relationship between parental smoking habits and the incidence of ARI among toddlers at Pabuaran Primary Health Center, Subang Regency. Abstrak. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama di negara berkembang. Paparan asap rokok di lingkungan rumah menjadi salah satu faktor risiko penting yang dapat meningkatkan kejadian ISPA pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan merokok orang tua dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Pabuaran Kabupaten Subang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 172 balita yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data kebiasaan merokok orang tua diperoleh melalui kuesioner, sedangkan kejadian ISPA dinilai berdasarkan pemeriksaan klinis langsung di puskesmas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki kebiasaan merokok (83,1%) dan mayoritas balita mengalami ISPA (88,4%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara kebiasaan merokok orang tua dengan kejadian ISPA pada balita (p < 0,001). Balita yang memiliki orang tua perokok cenderung lebih banyak mengalami ISPA dibandingkan balita dengan orang tua yang tidak merokok. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan merokok orang tua dan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Pabuaran Kabupaten Subang.