Abstract. Academic burnout is a psychological problem commonly experienced by medical students, particularly during the thesis writing phase, characterized by emotional exhaustion, cynicism toward academic activities, and reduced academic efficacy. Parental support is assumed to act as a protective factor against academic burnout. This study aimed to determine the relationship between parental support and academic burnout among medical students of the Faculty of Medicine, Universitas Islam Bandung who were writing their thesis. This study used an analytical observational design with a cross-sectional approach. A total of 85 final-year students were selected using purposive sampling. Parental support was measured using the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), while academic burnout was assessed using the Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS). Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with Spearman correlation test. The results showed that most respondents had high parental support (74.1%) and moderate academic burnout levels (76.5%). There was a significant negative correlation between parental support and academic burnout (p = 0.000). Parental support was significantly associated with emotional exhaustion and cynicism but not with academic efficacy (p = 0.823). These findings indicate that parental support plays an important role in reducing academic burnout during the thesis process. This study has received ethical approval from the Ethics Committee of the Faculty of Medicine, Universitas Islam Bandung (Ethical clearance number: 136/KEPK-Unisba/VII/2025). Abstrak. Burnout akademik merupakan masalah psikologis yang sering dialami mahasiswa kedokteran, terutama pada fase penyusunan skripsi, yang ditandai dengan kelelahan emosional, sikap sinis terhadap studi, dan penurunan efikasi akademik. Dukungan orang tua diduga berperan sebagai faktor protektif terhadap burnout akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan orang tua dengan burnout akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung yang sedang menyusun skripsi. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 85 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Dukungan orang tua diukur menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), sedangkan burnout akademik diukur menggunakan Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat dukungan orang tua tinggi (74,1%) dan tingkat burnout akademik sedang (76,5%). Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan orang tua dan burnout akademik (p = 0,000). Dukungan orang tua berhubungan signifikan dengan kelelahan emosional dan sinisme, namun tidak berhubungan signifikan dengan efikasi akademik (p = 0,823). Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan orang tua berperan penting dalam menurunkan burnout akademik selama penyusunan skripsi.Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung dengan nomor etik 136/KEPK-Unisba/VII/2025.