Carina Rizkiana
Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Derajat Merokok dan Aktivitas Fisik dengan Derajat Hipertensi di Puskesmas Cimenyan Carina Rizkiana; Sadiah Achmad; Rio Dananjaya
Bandung Conference Series: Medical Science 1377-1384
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22636

Abstract

Abstract. Hypertension is one of the non-communicable diseases that remains a major public health problem due to its high prevalence and the risk of serious complications. Various risk factors contribute to the development of hypertension, including smoking habits and levels of physical activity. This study aimed to analyze the relationship between smoking habits and physical activity levels with the degree of hypertension among patients at Cimenyan Public Health Center, West Java. This study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. 265 hypertensive patients were selected using a consecutive sampling technique based on the inclusion and exclusion criteria. Data were collected through questionnaires and medical records and analyzed using the Fisher Exact Test to determine the relationship between independent variables and the degree of hypertension. The results showed a statistically significant association between physical activity level and the degree of hypertension (p = 0.02; α < 0.05). In contrast, no significant association was found between smoking habits and the degree of hypertension (p = 0.549; α < 0.05). Most hypertensive patients had a light level of physical activity, totaling 156 individuals (80.41%), followed by moderate physical activity in 4 individuals (8.7%) and vigorous physical activity in 7 individuals (15.2%). Furthermore, the majority of respondents were classified as light smokers, totaling 35 individuals (76.1%), followed by moderate smokers in 4 individuals (8.7%) and heavy smokers in 7 individuals (15.2%). In conclusion, physical activity level is significantly associated with the degree of hypertension, whereas smoking habits do not show a significant association. Abstrak. Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat karena prevalensinya yang tinggi serta risiko komplikasi serius yang ditimbulkannya. Berbagai faktor risiko berperan dalam terjadinya hipertensi, di antaranya kebiasaan merokok dan tingkat aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kebiasaan merokok dan tingkat aktivitas fisik dengan derajat hipertensi pada pasien di Puskesmas Cimenyan, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 265 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan Fisher Exact Test untuk menilai hubungan antara variabel independen dengan derajat hipertensi. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat aktivitas fisik dengan derajat hipertensi (p = 0,02; α < 0,05). Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara kebiasaan merokok dengan derajat hipertensi (p = 0,549; α < 0,05). Mayoritas pasien hipertensi memiliki tingkat aktivitas fisik ringan yaitu sebanyak 156 orang (80,41%), diikuti aktivitas fisik sedang sebanyak 4 orang (8,7%) dan aktivitas fisik berat sebanyak 7 orang (15,2%). Sementara itu, sebagian besar responden merupakan perokok ringan sebanyak 35 orang (76,1%), diikuti perokok sedang sebanyak 4 orang (8,7%) dan perokok berat sebanyak 7 orang (15,2%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat aktivitas fisik berhubungan dengan derajat hipertensi, sedangkan kebiasaan merokok tidak menunjukkan hubungan yang bermakna.