Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kerangka Numerik Transport Pencemar Sungai Satu Dimensi Menggunakan Neraca Massa dan Faktorisasi LU: Studi Eksploratif Sungai Deli Habib Syarkowi Harahap; Silvia Ramadani Siregar; Eka Aulia; Juni Anggita Sipahutar; Suci Dahlya Narpila
Mathematical and Data Analytics Vol. 2 No. 2 (2025): Article Research Desember 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Alkhwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/mda.v2i2.6224

Abstract

Perubahan konsentrasi pencemar sungai perlu ditelaah bersama debit agar pengenceran dapat dibedakan dari perubahan beban pencemar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan model adveksi–dispersi–reaksi satu dimensi pada keadaan tunak dalam menjelaskan distribusi biochemical oxygen demand (BOD) serta menelaah makna koreksi sumber pencemar. Analisis menggunakan data hidraulik dan konsentrasi BOD sekunder pada delapan titik pengamatan. Persamaan didiskritisasi menggunakan skema upwind untuk adveksi dan beda pusat untuk dispersi, dengan konsentrasi hulu dan hilir sebagai kondisi batas Dirichlet. Evaluasi dilakukan melalui penyesuaian parameter dispersi dan peluruhan, perbandingan simulasi dengan observasi, serta perhitungan apparent source term. Hasil menunjukkan bahwa variasi debit menyebabkan perubahan konsentrasi tidak selalu sejalan dengan perubahan beban pencemar. Penyesuaian parameter menurunkan akar rata-rata kuadrat kesalahan pada titik interior dari 6,209 menjadi 5,354 mg/L, tetapi model tanpa sumber eksternal belum mampu menjelaskan profil observasi secara memadai. Penambahan apparent source term memungkinkan rekonstruksi profil, namun kesesuaian tersebut merupakan konsekuensi aljabar karena koreksi diturunkan dari observasi yang sama. Dengan demikian, komponen tersebut menunjukkan kebutuhan koreksi neraca, bukan bukti sumber pencemar aktual. Model dapat digunakan sebagai kerangka diagnostik untuk menentukan prioritas pemeriksaan lapangan, sementara penerapannya untuk prediksi dan identifikasi sumber memerlukan pengukuran masukan lateral, pengujian sensitivitas numerik, dan validasi independen.