Nur Bella Gustiyani
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Buku Cerita Bergambar Guna Meningkatkan Literasi Sains dan Minat Belajar Siswa SD Muhammadiyah Mataran Nur Bella Gustiyani; Deni Hardianto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i4.5579

Abstract

Permasalahan rendahnya literasi sains dan minat belajar siswa masih ditemukan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar, termasuk di SD Muhammadiyah Mataran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media buku cerita bergambar pada materi keanekaragaman hayati yang layak, praktis, dan efektif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D. Uji coba melibatkan 49 siswa kelas IV yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh sampling dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 setelah memperoleh izin dari kepala sekolah dan guru kelas serta persetujuan orang tua atau wali siswa. Kerahasiaan identitas dan data peserta didik dijaga, dan data digunakan hanya untuk kepentingan penelitian. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket kepraktisan, angket minat belajar, dan tes literasi sains. Data dianalisis menggunakan N-Gain, MANOVA dengan uji Hotelling’s Trace, serta partial eta squared melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar sangat layak, dengan persentase validasi ahli media dan materi masing-masing sebesar 96%. Media juga sangat praktis berdasarkan penilaian guru sebesar 83% dan siswa sebesar 85%. Selain itu, media terbukti efektif meningkatkan literasi sains dan minat belajar secara simultan (p < 0,001), dengan besar pengaruh masing-masing sebesar 20,7% dan 60,0% untuk total sumbangan secara keseluruhan sebesar 60,5%. Dengan demikian, buku cerita bergambar dapat menjadi alternatif media pembelajaran IPAS di sekolah dasar.