Hidayati Hidayati
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) DI DESA BANYU TAJUN HILIR KECAMATAN SUNGAI PANDAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Hidayati Hidayati; Saidah Hasbiyah; Hasbi Salim
Al Iidara Balad Vol. 8 No. 1 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.8.1.2222

Abstract

Studi kualitatif dengan tipe deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara komprehensif pelaksanaan Program Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) beserta faktor-faktor penentunya di Desa Banyu Tajun Hilir, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian dilatarbelakangi oleh isu krusial seperti minimnya sosialisasi publik, belum terbentuknya Posyandu Remaja, serta partisipasi kelompok lansia yang masih terbilang rendah. Pengumpulan data primer dan sekunder dilakukan melalui observasi lapangan, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam terhadap 14 orang informan kunci yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, di mana uji kredibilitas diterapkan via triangulasi data. Hasil penelitian membuktikan bahwa implementasi ILP belum berjalan optimal akibat sosialisasi yang kurang intensif, keterbatasan kuantitas dan kapasitas kader, minimnya alokasi anggaran dan peralatan medis, serta belum terwujudnya fungsi kunjungan rumah dan skrining kesehatan sesuai standar operasional prosedur. Kendati komitmen petugas dan keandalan jadwal bulanan menjadi daya dukung pendorong, efektivitas capaian program tetap terhambat oleh pasifnya keterlibatan warga serta keterbatasan kegiatan pelatihan kader. Oleh sebab itu, solusi strategis memerlukan sinergi lintas sektor melalui peningkatan pendampingan Puskesmas, pemenuhan alokasi fasilitas dan dana desa, pembinaan keterampilan kader secara berkesinambungan, serta optimalisasi partisipasi masyarakat luas guna mendorong efektivitas dan pemerataan akses layanan kesehatan masyarakat desa secara berkelanjutan.