Clarisa Novena Mochtar
Universitas Sam Ratulangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan di PT Royal Coconut Airmadidi: Penelitian Clarisa Novena Mochtar; Indrie Debbie Palandeng; Debry Chrystie Alexandra Lintong
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i2.8131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Royal Coconut Airmadidi, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap PT Royal Coconut Airmadidi yang berjumlah 72 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja dengan nilai t hitung 4,340 dan signifikansi 0,000. K3 berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung 2,091 dan signifikansi 0,040. Sementara itu, Kompensasi tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung −1,509 dan signifikansi 0,136. Secara simultan, Lingkungan Kerja, K3, dan Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja dengan nilai F hitung 17,525 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,436, yang menunjukkan bahwa 43,6% Kepuasan Kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 56,4% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian.