Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang transformatif dalam dunia pendidikan, termasuk di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun, pemanfaatan AI sebagai media pendukung pembelajaran di SMK, khususnya di daerah pinggiran perkotaan seperti Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, masih sangat terbatas dan belum terdokumentasi secara memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman siswa SMK Ikhlas Jawilan terhadap teknologi AI, mengukur efektivitas pengenalan AI sebagai media pembelajaran, serta menganalisis hubungan antara pemanfaatan AI dan peningkatan motivasi belajar siswa. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei dan quasi-experiment terhadap 89 siswa kelas X dan XI. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, pre-test dan post-test, serta observasi kelas. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji t berpasangan, dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap AI (rata-rata pre-test 31,8% menjadi 82,2% pada post-test), dengan nilai t = 18,43 (p < 0,001). Korelasi antara pemanfaatan AI dan motivasi belajar ditemukan kuat (r = 0,742, p < 0,001). Penelitian ini berkontribusi dengan menghasilkan model implementasi AI untuk SMK di wilayah semi-perkotaan dan memberikan rekomendasi kebijakan bagi dinas pendidikan. Novelty penelitian ini terletak pada konteks SMK vokasional di Kabupaten Serang yang belum pernah diteliti sebelumnya, sekaligus menawarkan pendekatan pembelajaran AI berbasis kompetensi kejuruan. Kata Kunci: kecerdasan buatan, media pembelajaran, SMK, era digital, pendidikan vokasional