Rayimas Priti Aisyapuri
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Mading Sekolah sebagai Sarana Pengembangan Literasi, Kreativitas, dan Komunikasi Warga Sekolah SMP Negeri 27 Samarinda Herlinda Wati; Nabila Putri Shakila; Rayimas Priti Aisyapuri; Zahraini Zahraini; Falah Akbar; Mikhael Owen Pasaribu; Eko Subastian
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i4.5517

Abstract

Majalah dinding (mading) berpotensi menjadi sarana literasi, kreativitas, dan komunikasi warga sekolah apabila dikelola secara terencana. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan mading di SMP Negeri 27 Samarinda. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode participatory action research (PAR) yang terdiri atas enam tahapan, yaitu identifikasi masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi, dan tindakan lanjutan. Sasaran kegiatan adalah seluruh warga sekolah, yaitu guru, staf, dan siswa yang berjumlah 522 orang. Mahasiswa KKN membuat mading selama dua hari dengan melibatkan pihak sekolah pada tahap diskusi dan perencanaan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi foto, dan catatan lapangan, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif terhadap indikator evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mading mendapat perhatian siswa dan guru, dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi kegiatan, pengumuman, dan prestasi, serta mulai diisi dan diperbarui oleh siswa. Kendala berupa bagian mading yang terlepas setelah satu minggu diatasi melalui perbaikan dan penguatan pemasangan. Mading berpotensi menjadi media literasi, kreativitas, dan komunikasi di sekolah. Keberlanjutan program memerlukan pembaruan konten berkala serta keterlibatan guru dan siswa, khususnya melalui OSIS.