Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika dalam Pengembangan dan Penggunaan Sistem Informasi Kesehatan Sri Hajijah Purba; Fitri Ayu Rahmadhani; Nurul Fadia Amri
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol. 2 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v2i1.5034

Abstract

Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan (SIK) yang menjelaskan bahwa Sistem Informasi Kesehatan (SIK) adalah suatu sistem pengelolan data dan informasi kesehatan di semua tingkat pemerintah. Metode Penelitian yang digunakan  metode kualitatif yang bersifat studi pustaka yaitu studi yang menggunakan buku-buku dan literatur-literatur lainnya sebagai objek yang utama. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelaah sumber-sumber literatur dari basis data akademik seperti Google Scholar, ScienceDirect, portal jurnal Indonesia, dan buku referensi akademik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan dan penggunaan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) telah meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data medis dan pelayanan kesehatan. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah masalah privasi data pasien, keamanan sistem, dan ketidaksetaraan akses informasi. Kesimpulannya pengembangan dan penggunaan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan.
Pemanfaatan Minyak Jelantah Dalam Pembuatan Lilin Aromaterapi di Desa Bandar Baru Kecamatan Sibolangit Tri Niswati Utami; Nazli Ba’iah Kudadiri; Niswah Zhafira Komaruddin; Najla Rifda Syafitri; Suci Farahany; Nurul Fadia Amri
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7009

Abstract

Used cooking oil is a household waste that is often disposed of carelessly, causing negative impacts on health and the environment. The high volume of used cooking oil waste in Bandar Baru Village, Sibolangit District, and the lack of public awareness about the dangers of reusing oil and improper waste disposal, prompted the initiative to utilize this waste into a marketable product. This community service activity aims to increase public knowledge about the impact of used cooking oil, provide skills in making aromatherapy candles from used cooking oil, and encourage creative business potential. The method used is socialization and direct training for mothers in Bandar Baru Village. The results of the activity show an increase in public awareness and skills in processing used cooking oil into aromatherapy candles, as well as the potential of this product as an additional source of income and a solution to environmental pollution.