Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk integrasi kearifan lokal dan media digital dalam pembelajaran IPA, serta dampaknya terhadap literasi sains siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Artikel yang dikaji berasal dari publikasi tahun 2021-2026 melalui Scopus maupun Google Scholar. Pada tahap identifikasi awal diperoleh sebanyak 195 artikel, kemudian melalui proses seleksi ketat diperoleh sebanyak 20 artikel yang memenuhi kualifikasi untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa media digital yang dapat diintergrasikan dengan kearifan lokal dapat berupa bahan ajar berbasis buku digital, komik digital, lab virtual, multimedia interaktif, video animasi interaktif, platform gamifikasi, generative AI, dan aplikasi interaktif. Kearifan lokal dan media digital pembelajaran bersinergi dalam tiga bentuk integrasi utama : (1) Integrasi kontekstual, (2) Integrasi konten, dan (3) Integrasi pedagogis. Tiga bentuk integrasi media pembelajaran dan kearifan lokal ini berdampak sangat positif dalam meningkatkan literasi sains yang signifikan, sesuai dengan jenis media yang digunakan serta materi pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran IPA yang mengintegrasikan kearifan lokal dan media digital merupakan solusi yang efektif dalam peningkatan mutu pembelajaran IPA di Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa sintesis berdasarkan bukti tentang bentuk integrasi kearifan lokal dan media pembelajaran yang berdampak pada peningkatan literasi sains, serta menjadi dasar bagi pendidik IPA dan pengembang kurikulum untuk mengembangkan lebih banyak media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal yang berorientasi untuk meningkatkan literasi sains.