Ikhsan, Muhammad Reza
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi Layanan Disabilitas Berbasis Website Pada Komisi Nasional Disabilitas Ikhsan, Muhammad Reza; Rizal, Khairul; Kurniawan, Oky
Indonesian Journal Computer Science Vol. 5 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/ijcs.v5i2.14079

Abstract

Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia merupakan lembaga negara nonstruktural yang bertugas mengawal, memantau, dan memastikan terpenuhinya hak-hak penyandang disabilitas. Dalam pelaksanaan layanan advokasi, kerja sama, dan pengaduan, proses pengelolaan data masih dijalankan secara konvensional, di mana masyarakat diharuskan melakukan kunjungan langsung ke lokasi, telepon, atau surat elektronik. Akibatnya, komunikasi informasi tidak terpusat, pencatatan data tidak efisien, dan masyarakat sulit melacak kemajuan layanan yang ditawarkan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan proses pelayanan. Penelitian ini diarahkan untuk melakukan rekayasa serta pengembangan sistem informasi yang terintegrasi pada layanan advokasi, kerja sama, dan pengaduan berbasis website yang mengintegrasikan ketiga layanan tersebut ke dalam satu platform digital pada KND. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL, serta dirancang dengan mempertimbangkan aksesibilitas pengguna penyandang disabilitas, tampilan responsif, dan kemudahan navigasi. Pengujian fungsional sistem dilakukan dengan metode Black Box Testing, sedangkan pengujian penerimaan pengguna dilakukan melalui User Acceptance Test (UAT) terhadap 20 responden yang terdiri dari staf KND dan masyarakat pengguna layanan. Hasil pengujian Black Box menunjukkan seluruh fitur utama berjalan sesuai rancangan, sedangkan hasil UAT memperoleh persentase 85% yang termasuk dalam kategori sangat layak, sehingga menunjukkan bahwa sistem diterima dengan baik oleh pengguna. Sistem yang dibangun mampu memfasilitasi pengajuan layanan advokasi, kerja sama, dan pengaduan, pengelolaan data oleh administrator, serta pemantauan status layanan secara real-time, dan terdapat fitur aksesbilitas bagi penyandang disabilitas, sehingga dapat digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk pengguna penyandang disabilitas.