Abdul Azis Abdul
Universitas Abulyatama

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pergeseran Nilai Pancasila Terhadap Budaya Dan Adat Dalam Perkawinan Aceh (Studi Kasus Di Gampong Keude Kecamatan Darul Aman Aceh Timur) Abdul Azis Abdul; Suwardi Jamal; Lisma Wati
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1453

Abstract

Pergeseran nilai dalam kehidupan masyarakat seiring perkembangan zaman turut memengaruhi keberlangsungan budaya dan adat istiadat, termasuk adat perkawinan Aceh yang mengandung nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai Pancasila dalam adat perkawinan Aceh, faktor penyebab pergeseran nilai, serta dampaknya terhadap pelestarian adat perkawinan Aceh di GampĂ´ng Keude, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian meliputi tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pasangan yang menikah, dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat perkawinan Aceh masih mengandung nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan, serta Keadilan Sosial. Namun, pelaksanaannya mengalami pergeseran akibat modernisasi, globalisasi, perkembangan teknologi informasi, faktor ekonomi, perubahan pola pikir, dan pengaruh budaya luar. Pergeseran tersebut berdampak positif terhadap kemampuan adaptasi adat, tetapi juga mengurangi pemahaman masyarakat terhadap makna dan nilai adat. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan masyarakat, tokoh adat, pemerintah gampong, dan generasi muda dalam melestarikan adat serta nilai-nilai Pancasila.