Sutomo
Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Bahaya Rokok Melalui Media Monopoli dan Lilin Aromaterapi pada Masyarakat Banjarbaru Nani Kartinah; Amalia Khairunnisa; Sutomo; Arnida; Fadlilaturrahmah; Pratika Viogenta; Ahmad Rasyidi; Aliza Fatimatuzzahra; Leonard Mafra Limandjaja; Muhammad Denny Rahman; Nadia Maulida
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 7 No. 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v7i2.1993

Abstract

Kebiasaan merokok masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang berdampak terhadap meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya rokok serta terbatasnya media edukasi yang menarik menjadi tantangan dalam upaya promosi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya rokok melalui edukasi interaktif menggunakan media permainan monopoli kesehatan dan demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi sebagai media pendukung berhenti merokok. Kegiatan dilaksanakan di Komplek Balitra Jaya Permai, Banjarbaru Utara, dengan melibatkan 35 peserta. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyuluhan, permainan edukatif, demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 9,71 pada pretest menjadi 17,49 pada posttest. Persentase peserta dengan kategori pengetahuan tinggi meningkat dari 8,6% menjadi 85,7%, sedangkan kategori pengetahuan rendah menurun dari 28,6% menjadi 0%. Selain meningkatkan pengetahuan masyarakat, kegiatan ini memperoleh respons positif terhadap penggunaan media permainan dan demonstrasi lilin aromaterapi sebagai pendekatan edukasi yang interaktif dan mudah dipahami. Program pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya rokok serta berpotensi menjadi model edukasi kesehatan berbasis partisipasi masyarakat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.