Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Kedungmundu Semarang Tahun 2023 Widyaningsih, Alysa Sri; Irsam, Muhammad; Rohmani, Afiana
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/.v7i2.277

Abstract

Anemia diperkirakan menjadi penyebab lebih dari 115.000 kematian ibu dan 591.000 kematian janin secara global setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan data sekunder dari rekam medis di Puskesmas Kedungmundu selama periode Januari hingga Mei 2023. Sebanyak 45 ibu hamil trimester III dengan anemia dijadikan subjek melalui teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan dilanjutkan dengan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa anemia sedang paling banyak ditemukan pada ibu hamil dengan usia berisiko (80,60%), usia kehamilan berisiko (93,50%), paritas berisiko (80,60%), serta kunjungan ANC yang kurang dari standar (83,90%). Sementara itu, anemia ringan lebih banyak terjadi pada ibu dengan paritas berisiko (71,40%) dan kunjungan ANC yang tidak sesuai standar (64,30%). Faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan dengan anemia sedang mencakup usia, usia kehamilan, paritas, dan frekuensi kunjungan ANC. Faktor yang paling dominan memengaruhi anemia sedang adalah kunjungan ANC (p-value 0,007; Exp(B) = 29,340), sedangkan pada anemia ringan, faktor paritas merupakan yang paling berpengaruh (p-value 0,006; Exp(B) = 32,312). Kunjungan ANC merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian anemia sedang. Paritas merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian anemia ringan.
Hubungan Hipertensi, Diabetes Melitus, Dan Anemia Dengan Kejadian Intra-Uterine Growth Restriction Di Rsud Tugurejo Semarang Hanifah, Safira Najwa; Irsam, Muhammad; Rohmani, Afiana
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.19569

Abstract

Kematian bayi di Indonesia banyak disebabkan oleh kondisi Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) yang dapat diakibatkan oleh pertumbuhan janin terhambat atau Intra-Uterine Growth Restriction (IUGR). IUGR disebabkan oleh hipertensi, anemia, diabetes melitus, dan faktor penyulit kehamilan lainnya. Tahun 2019-2022 didapatkan 61 kasus IUGR di RSUD Tugurejo Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hipertensi, diabetes melitus, dan anemia dengan kejadian IUGR di RSUD Tugurejo Semarang. Penelitian analitik observasional dengan metode retrospective cross sectional.  Sejumlah 66 data rekam medis ibu hamil yang melakukan persalinan aterm di RSUD Tugurejo Semarang telah dikumpulkan. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square atau uji Fisher-Exact Test untuk menganalisis hubungan antarvariabel. Kejadian hipertensi, diabetes melitus, dan anemia sebagai variabel bebas, sedangkan kejadian IUGR sebagai variabel terikat. Hasil uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan antara hipertensi terhadap kejadian IUGR (p value 0,013) namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara anemia terhadap kejadian IUGR (p value 0,253). Hasil uji Fisher Exact Test menunjukkan terdapat hubungan antara diabetes melitus dengan kejadian IUGR (p value 0,006) dengan nilai PR 0,364 yang berarti diabetes melitus merupakan faktor proteksi kejadian IUGR. Temuan tersebut kemungkinan disebabkan pengelolaan medis yang dilakukan oleh ibu dengan diabetes melitus. Terdapat hubungan antara hipertensi dan diabetes melitus dengan kejadian IUGR, namun tidak didapatkan hubungan antara anemia dengan kejadian IUGR.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN DERAJAT DISMENOREA PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Ardelia, Deanna Trixie; Irsam, Muhammad; Rohmani, Afiana
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v10i2.6934

Abstract

Latar belakang: Dismenore merupakan nyeri menstruasi yang dirasakan di perut bagian bawah dan dapat menjalar ke punggung bawah, pinggang, panggul, paha atas, hingga betis. Stres dapat meningkatkan produksi hormon estrogen dan prostaglandin yang menyebabkan peningkatan kontraksi uterus sehingga memperparah dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan derajat dismenore pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik deskriptif dengan melibatkan 189 mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang angkatan 2020, 2021, dan 2022. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner Numeric Rating Scale (NRS), sedangkan derajat dismenore diukur menggunakan Menstrual Symptom Severity Questionnaire (MSSQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan derajat dismenore (p = 0,000) dengan kekuatan korelasi sedang (r = 0,422). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan derajat dismenore pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang, dimana semakin tinggi tingkat stres maka semakin berat derajat dismenore.