Meliana Febrianti Mokodongan
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kepercayaan Diri Melalui Tarian Kabela Meliana Febrianti Mokodongan; Tuti Wantu; Mohamad Awal Lakadjo
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (Oktober 2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v6i1.4173

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman dua alumni Sanggar Ma’arif NU Toruakat dalam mengembangkan kepercayaan diri melalui Tarian Kabela, tari tradisional Bolaang Mongondow. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, serta dokumentasi foto dan video, kemudian dianalisis berdasarkan alur cerita, tema utama, konteks, dan perubahan pengalaman partisipan. Kedua partisipan awalnya mengalami kegugupan saat tampil di depan umum. Latihan rutin, pementasan, dukungan sosial sanggar, dan pemaknaan nilai budaya mereka kaitkan dengan tumbuhnya keberanian, ekspresi diri, keyakinan terhadap kemampuan pribadi, dan kebanggaan terhadap identitas Bolaang Mongondow. Karena melibatkan dua partisipan, hasil penelitian memberikan pemahaman kontekstual dan tidak dimaksudkan untuk membuktikan efektivitas tari secara umum. Abstract This study explores how two alumni of Sanggar Ma’arif NU Toruakat experienced the development of self-confidence through the Kabela Dance, a traditional dance from Bolaang Mongondow. Using a qualitative narrative design, data were collected through semi-structured interviews, observation, and photo and video documentation. The data were analyzed by tracing participants’ stories, key themes, contexts, and perceived changes over time. Both participants described initial nervousness when performing in public. They associated regular practice, performances, social support in the dance studio, and engagement with Kabela’s cultural values with greater courage, self-expression, confidence in their abilities, and pride in their cultural identity. With only two participants, the findings offer contextual insight rather than generalizable evidence of the dance’s effectiveness.