Organisasi mahasiswa merupakan lingkungan pembelajaran nonformal yang mengembangkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan karakter kepemimpinan melalui pengalaman berorganisasi. Namun, penerapan kedisiplinan masih menghadapi tantangan karena anggota memiliki jadwal akademik dan tanggung jawab organisasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai kedisiplinan dalam pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa di Ikatan Mahasiswa Pelajar Pemalang (IMPP) dengan perspektif pendidikan karakter Lickona. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Dua belas informan dipilih secara purposif, terdiri atas satu Ketua Umum, lima pengurus Bidang Kaderisasi, dan enam anggota aktif. Data dikumpulkan pada Juni sampai Juli 2026 melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kegiatan organisasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kedisiplinan diinternalisasikan melalui keteladanan pemimpin, pembiasaan dalam kegiatan kaderisasi, kesepakatan bersama, dan evaluasi berkelanjutan. Informan memaknai kedisiplinan sebagai tanggung jawab dan komitmen serta mengaitkannya dengan pengelolaan waktu, kepercayaan diri, pengambilan keputusan, komunikasi, dan kerja sama. Hambatan yang ditemukan meliputi perbedaan jadwal akademik, penerapan kedisiplinan yang belum konsisten, dan ketergantungan pada kesepakatan tidak tertulis. Temuan ini menunjukkan bahwa organisasi mahasiswa dapat mendukung pendidikan karakter melalui pembelajaran nonformal yang memadukan keteladanan, pembiasaan, dan refleksi. Penelitian ini terbatas pada satu organisasi mahasiswa berbasis kedaerahan sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasikan.